Breaking News:

Ahli Konstruksi Cek Atap SMAN 1 Muaragembong yang Ambruk

Kepolisian Resor Metro Bekasi masih menyelidiki kasus ambruknya atap SMAN 1 Muaragembong, Kabupaten Bekasi pada Selasa (28/2) lalu.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Feryanto Hadi
Gedung SMAN 1 Muaragembong ambruk, Selasa (28/2). 

WARTA KOTA, BEKASI -- Kepolisian Resor Metro Bekasi masih menyelidiki kasus ambruknya atap SMAN 1 Muaragembong, Kabupaten Bekasi pada Selasa (28/2) lalu.

Bahkan polisi mendatangkan ahli konstruksi atau bangunan untuk memastikan secara pasti ambruknya atap ruang belajar siswa.

Baca: Tak Ada Korban Jiwa saat SMAN 1 Muaragembong Ambruk

"Tim sudah kita datangkan untuk mengecek dan mengambil beberapa sampel. Hasilnya belum ada, karena masih diselidiki petugas," ujar Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Asep Adi Saputra pada Rabu (1/3).

Dua ruang belajar di SMAN 1 Muaragembong ambruk saat para siswa belajar di kelas.

Akibatnya, dua dari 27 siswa yang ada di kelas mengalami luka bocor di bagian kepala.

Sedangkan 25 orang lagi mengalami syok dan beberapa ada yang keselo akibat tertimpa material yang ambruk.

Oleh petugas, mereka dibawa ke Puskesmas Kecamatan Muaragembong untuk mendapat pertolongan.

Para siswa yang menjadi korban, Lilis Karlina (16) mendapat tiga jahitan dan Sriyanti (16) dengan empat jahitan.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah menyerahkan kasus ini ke polisi.

Asep menjelaskan, penyidik masih fokus mengolah tempat kejadian perkara (TKP), sehingga pemeriksaan terhadap guru dan para siswa belum dilakukan secara mendalam.

Pemeriksaan hanya dilakukan secara lisan guna mengetahui kronologis ambruknya atap sekolah. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved