Breaking News:

Siswa SMAN 1 Muaragembong Korban Atap Ambruk Diperbolehkan Pulang

Dua di antaranya mengalami luka robek di bagian kepala, sedangkan 25 orang mengalami syok.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Feryanto Hadi
Gedung SMAN 1 Muaragembong ambruk, Selasa (28/2). 

WARTA KOTA, BEKASI -- Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Muaragembong, Rahmat menyatakan siswa yang menjadi korban atap SMAN 1 Muaragembong ambruk berjumlah 27 orang.

Dua di antaranya mengalami luka robek di bagian kepala, sedangkan 25 orang mengalami syok.

"Untuk dua orang yang luka sudah diperkenankan pulang agar beristirahat di rumah," ujar Rahmat kepada Warta Kota pada Selasa (28/2).

Rahmat mengatakan, identitas dua siswa yang mengalami luka adalah Lilis Karlina (16) dengan tiga jahitan dan Sriyanti (16) dengan empat jahitan.

Seluruh siswa itu, ujar dia, mengalami luka bocor di bagian kepala.

"Kondisinya sudah membaik dan bisa diajak bicara," ungkap Rahmat.

Rahmat membantah, ada kabar soal para siswa mengalami patah tulang akibat ambruknya atap tersebut.

Dia menegaskan, mayoritas para siswa hanya mengalami syok akibat musibah itu.

"Saya tekankan tidak ada yang luka parah seperti patah tulang. Mereka hanya mengalami luka ringan seperti robek di bagian kepala dan syok," katanya.

Berdasarkan informasi yang dia dapat dari para siswa, kata dia, genting di ruangan tidak langsung ambruk menimpa mereka.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved