Anggota BNN Dibekali 1.800 Pistol, Buwas Ingin Ada Perlawanan dari Bandar Narkoba

Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) diminta tak ragu-ragu menindak pengedar narkotika di Indonesia.

Anggota BNN Dibekali 1.800 Pistol, Buwas Ingin Ada Perlawanan dari Bandar Narkoba
Rangga Baskoro
Kepala BNN Komjen Budi Waseso 

WARTA KOTA, CAWANG - Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) diminta tak ragu-ragu menindak pengedar narkotika di Indonesia. Kini, hampir semua anggota BNN di Indonesia dipersenjatai.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, masing-masing BNN provinsi dan Badan Narkotika Kabupaten telah dilengkapi senjata, yakni 30 pistol, lima senjata serbu, dan lima senjata pendamping.

"Total seluruh Indonesia untuk pistol 1.800. Saya ingin penegakan hukum sesuai perintah Bapak Presiden bahwa kita penindakan lebih tegas, lebih masif," ujar pria yang akrab disapa Buwas itu, di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).

Buwas mengimbau anggota BNN menggunakan senjata seperlunya. Senjata digunakan saat pelaku hendak melarikan diri, melawan petugas, serta tindakan yang mengancam nyawa masyarakat sipil.

"Saya sih inginnya ada perlawanan dari bandar, biar senjatanya ada mainannya. Ada pembuktiannya di situ, ya kita tes kalau ada yang mau ngetes, kita sudah perintahkan anggota," seloroh Buwas.

Selama ini, ucap Buwas, masih ada keragu-raguan anggota BNN dalam menindak pelaku narkoba. Sebab, anggota BNN sebelumnya tak dipersenjatai dan tak dilengkapi rompi anti peluru.

"Karena satu, senjata yang dimiliki terbatas. Kini anggota dilengkapi rompi anti peluru, kalau kemarin belum," jelas bekas Kabareskrim Polri itu. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved