Pabrik Garmen Tak Manusiawi Malah Wajibkan Buruh Berbohong ke Disnaker

PT Kaisar Laksmi (KL) Mas Garment masih saja menerapkan jam kerja tak manusiawi hingga 22 jam sehari di hari Jumat dan sampai 17 jam.

Pabrik Garmen Tak Manusiawi Malah Wajibkan Buruh Berbohong ke Disnaker
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pabrik garmen PT KL Mas Garment di Jalan Tole Iskandar, Cilodong, Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Pabrik garmen, PT Kaisar Laksmi (KL) Mas Garment di Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok masih saja menerapkan jam kerja tak manusiawi hingga 22 jam sehari di hari Jumat dan sampai 17 jam di hari lainnya.

Padahal pabrik garmen itu sudah diperingatkan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Depok dan menandatangi surat pernyataan untuk mentaati aturan jam kerja dan upah lembur bagi buruh, pada Senin (22/7/2017) lalu.

RS (26), suami dari salah satu buruh perempuan yang bekerja di pabrk garmen itu, mengatakan, setelah mendapat peringatan itu pihak manajemen pabrik memaksa dan mengajarkan ke seluruh buruh yang sebagian besar perempuan, agar berbohong saat mereka nantinya ditanya mengenai jam kerja, oleh pihak Disnaker Depok.

"Mereka diminta dan diajarkan untuk berbohong oleh pihak manajemen. Katanya kalau ditanya jam kerja oleh pihak Disnaker, harus jawab bahwa kerja mulai jam setengah delapan pagi dan pulang jam 5 sore," kata RS kepada Warta Kota, Senin (27/2/2017).

Padahal kata dia jam kerja para buruh adalah mulai dari jam 7 pagi sampai jam 23.00 atau 24.00 malam atau sema 17 jam.

Bahkan dihari Jumat katanya, buruh diminta bekerja selama 22 jam dari pukul 7 pagi sampai pukul 05.30 esok harinya.

"Kalau mereka tidak mau berbohong seperti yang diajarkan manajemen, mereka diancam akan dipecat," kata RS.

RS mengatakan meski sudah diperingatkan Disnaker dan membuat surat pernyataan, pabrik garmen PT Kaisar Laksmi (KL) Mas Garment masih saja menerapkan jam kerja tak manusiawi hingga 22 jam sehari di hari Jumat.

Menurut RS, penerapan jam kerja dari pukul 07.00 sampai pukul 05.30 esok harinya, kembali diterapkan PT KL Mas Garment ke sekitar 300 an buruhnya, Jumat (24/2/2017) lalü.

"Menurut istri saya, Jumat itu pihak manajemen meminta para buruh bekerja sampai tuntas hingga pagi atau pukul 05.30, Sabtu esok harinya," kata RS.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved