Kamis, 14 Mei 2026

Kunjungan Raja Arab

Bagaimana Nasib Lift Masjid Istiqlal Setelah Kunjungan Raja Salman?

Kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, bersama 1500 orang rombongannya ke Indonesia memang menjadi hal yang tidak biasa.

Tayang:
Rangga Baskoro
Kepala Sub Bidang Pemeliharaan Gedung dari Masjid Istiqlal, Syaiful Haq 

WARTA KOTA, SAWAH BESAR - Kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, bersama 1500 orang rombongannya ke Indonesia memang menjadi hal yang tidak biasa. Pasalnya, hal itu terjadi setelah 47 tahun lamanya, sejak Raja Faisal mengunjungi Indonesia pada tahun 1970 di era kepemimpinan Presiden Soeharto.

Kedatangan Raja Salman dapatlah dikatakan sebagai sesuatu yang spesial hingga membuat pihak Masjid Istiqlal merenovasi bangunan milik negara itu dengan penambahan lift dan toilet yang berada di dalam ruang makan VVIP.

Namun, Syaiful Haq, Kepala Sub Bidang Pemeliharaan Gedung dari Masjid Istiqlal menyatakan bahwa pembuatan lift pada saat kedatangan Raja Salman hanyalah hal yang lumrah untuk menyambut seorang tamu negara.

Baca: Inilah Agenda Kegiatan Raja Salman di Indonesia

"Fasilitas yang kami bangun semata-mata untuk melayani dan menghormati tamu kenegaraan saja. Desainnya pun tidak spesial, seperti lift pada umumnya saja. Karena Raja Salman sudah lanjut usia, jadi tidak kuat apabila harus menaiki anak tangga," ujar Syaiful di Kompleks Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2017).

Ia menambahkan, tidak merenovasi bagian masjid selain melakukan penambahan lift dan toilet.

Lantas bagaimana nasib lift setelah kunjungan yang rencanannya akan dilakukan pada tanggal 2 Maret 2017 mendatang?

Menjawab pertanyaan tersebut, Syaiful mengatakan bahwa nantinya, masyarakat, terutama yang lanjut usia dan kaum disabilitas bisa mempergunakan akses lift yang berada
di jalur VVIP, Gerbang Al Malik.

Baca: Ini Dia Jadwal Raja Arab saat di Jakarta dan Bogor

"Ini juga bentuk pelayanan kami, terutama kepada kaum disabilitas dan lanjut usia. Siapa saja boleh pakai lift ini," katanya.

Namun, hal tersebut memerlukan izin terlebih dahulu dari pihak otoritas di bagian Protokol Masjid Istiqlal mengingat jalur VVIP biasanya diperuntukkan bagi Imam Besar, Pejabat Negara dan Tamu Kenegaraan yang lain. (Rangga Baskoro)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved