Presiden Jokowi: Kalau Freeport Sulit Diajak Berunding, Saya Akan Bersikap

Presiden Joko Widodo akan mengambil sikap terkait negosiasi antara PT Freeport Indonesia dengan pemerintah Indonesia.

Presiden Jokowi: Kalau Freeport Sulit Diajak Berunding, Saya Akan Bersikap
Tribunnews.com
Presiden Jokowi saat memakai jaket bomber saat konferensi pers terkait aksi 4 November 2016. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Presiden  Joko Widodo akan mengambil sikap terkait negosiasi antara PT Freeport Indonesia dengan pemerintah Indonesia.

"Kalau memang sulit diajak musyawarah, sulit diajak berunding, saya akan bersikap," ujar Jokowi di GOR Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2017) pagi.

Namun, Jokowi menegaskan bahwa proses negosiasi masih terus berjalan. Selama proses masih berlangsung, Jokowi menyerahkannya kepada menteri terkait.

"Sekarang ini biar menteri dulu," ujar Jokowi.

Baca: BREAKING NEWS: Presdir Freeport Indonesia Mengundurkan Diri

Pada dasarnya, lanjut Jokowi, pemerintah Indonesia hanya ingin mencari solusi yang tidak berat sebelah.

"Kita ingin dicarikan solusi yang menang-menang, solusi yang win-win. Kita ingin itu. Karena ini urusan bisnis," ujar Jokowi.

"Tapi ya kalau memang sulit diajak musyawarah, sulit diajak berunding, saya akan bersikap," lanjut Jokowi menegaskan kembali pernyataan sebelumnya.

PT Freeport Indonesia menyatakan tidak dapat menerima syarat-syarat yang diajukan pemerintah dan tetap akan berpegang teguh pada kontrak karya.

Baca: Menteri ESDM: Pengunduran Pimpinan Freeport Bawa Suasana Baru

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved