Senin, 13 April 2026

Kunjungan Raja Arab

Polisi Juga Siapkan Penembak Jitu Selama Kunjungan Raja Arab Saudi

Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan khusus menjelang kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, ke Indonesia.

Kompas.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan khusus menjelang kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, ke Indonesia.

Rencananya, pasukan khusus penembak jitu (sniper) dan kendaraan taktis kepolisian akan terus mengawal Raja Arab Saudi dan rombongan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengamanan terhadap Raja Salman sudah akan dilaksanakan sejak tiba di Bandara Halim Perdanakusuma,
Jakarta Timur pada 1 Maret 2017.

"‎Kita juga akan mengamankan semuanya, mulai dariHhalim. Rencananya dari Halim akan ke Istana Bogor. Kemudian dari sana akan ke DPR RI. Lalu, akan bersembayang di Masjid Istiqlal," ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017).

Namun, dia belum mengetahui rombongan Raja Arab Saudi ingin menginap di mana. Akan tetapi, pengamanan ketat akan tetap dilakukan oleh jajaran Polda Metro Jaya.

"Ya makanya sedang kita cek di hotel mana, yang penting di daerah Jakarta," tuturnya.

Kedatangan orang nomor satu di Arab Saudi itu adalah kunjungan kenegaraan. Sehingga, tidak ada agenda untuk bertemu organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Jakarta atau Bogor.

"Jadwalnya hanya di Istana Bogor, Gedung DPR/MPR dan salat di Masjid Istiqlal," ucap Argo.

Sesuai SOP kedatangan kepala negara, pihak Polda Metro Jaya sudah mempersiapkan keamanan bagi Raja Arab. Ketika ditanya berapa personel kepolisian yang dikerahkan, dia enggan menyebutkannya. Namun, dia mengklaim jumlah personel kepolisian yang diturunkan bisa menjaga dan mengamankan Salman.

"Ya itu kan semua kepala negara. Sudah ada SOP yang biasa kita lakukan. (Pasukan) Ya banyaklah. Mulai dari Halim sampai Bogor, kembali lagi ke Jakartai, kemudian ke DPR, lalu ke Masjid Istiqlal," tuturnya.

Ketika ditanya apakah pasukan khusus sniper akan disiagakan, Argo, memastikan akan ada. Selain itu, kendaraan taktis juga akan diterjunkan untuk pengamanan.

"Yang pasti itu kepala negara yang mesti kita amankan," imbuhnya.

Soal iring-iringan Raja Arab Saudi dan rombongan saat melintas di jalan tol saat menuju Bogor, akan segera dirapatkan untuk pengalihan arus atau teknisnya seperti apa.

"Ya nanti semua kita atur. Kan ada pengawalannya," cetus Argo. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved