Selasa, 14 April 2026

Tangerang Selatan Banjir

BERITA VIDEO: Warga Minta Sodetan Drainase Baru di Jalan Pondok Cabe

Pengurukan lahan di Lapangan Terbang Pondok Cabe untuk dijadikan bandara komersil dituding warga menjadi penyebab utama banjirnya Jalan Pondok Cabe

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Banjir di Jalan Pondok Cabe Raya, Kamis (23/2/2017). Warga minta sodetan drainase baru. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Pengurukan lahan di Lapangan Terbang Pondok Cabe untuk dijadikan bandara komersil dituding warga menjadi penyebab utama banjirnya Jalan Pondok Cabe Raya, di Kelurahan Pondok Cabe Ilir, hingga ketinggian 50 cm atau setengah meter, sejak Rabu (22/2/2017) sore sampai Kamis (23/2/2017) siang ini.

Banjir setinggi setengah meter tersebut, terjadi di depan Lapangan Terbang Pondok Cabe, sepanjang sekitar 50 meter ruas jalan, mulai dari sekitar Jalan Kelapa hingga melewati gerbang Perumahan Griya Mulatama dan Puri Madani II.

Baca: BERITA VIDEO: Warga Minta Pemkot Tangsel Turunkan Pompa, Sedot Banjir Pondok Cabe

Katno (46) warga Jalan Pondok Cabe VI, Pondok Cabe Ilir menuturkan penyebab utama banjir adalah pengurukan lahan lapangan terbang Pondok Cabe, yang tadinya rawa-rawa atau wilayah resapan air, diubah menjadi lintasan jalan untuk kawasan bandara komersil.

Menurut Katno, semestinya sebelum pembangunan bandara komersil atau pengurukan lahan dilakukan, Pemkot Tangsel atau pihak bandara membuat sodetan drainase atau saluran air baru, terlebih dahulu, agar Jalan Pondok Cabe Raya, tidak tergenang banjir.

"Solusi utama, harus ada sodetan drainase baru, supaya air di sini bisa mengalir ke saluran air besar untuk sampai ke kali. Selain itu drainase di sepanjang jalan ini, juga harus ditata lagi, diperbaiki dan dilebarkan," kata Katno.

Menurutnya pembangunan bandara komersil dengan menguruk lahan harus dihentikan sementara, sampai pembuatan sodetan drainase baru dan penataan saluran air di sekitar jalan ini, dilakukan.

"Kalau pengurukan lahan atau pembangunan bandara terus dilakukan tanpa dibikin sodetan, ya bakalan banjir terus di jalan ini," katanya.

Sebab katanya wilayah yang tergenang ini adalah kawasan cekungan dimana semua aliran air justru jatuh dan tumpah ke ruas jalan tersebut.

"Karena ini wilayah cekungan, semua air larinya ke sini. Jadi ya harus ada sodetan drainase baru solusinya," kata Katno.

Ia mengatakan warga sudah mengajukan protes atau keberatan ke pihak bandara dan Pemkot Tangsel atas pengurukan lahan itu.

Namun sampai kini belum ada tanggapan sama sekali.

"Jadi yang salah Pemkot Tangsel, karena kasih izin dan pihak bandara yang main uruk lahan saja. Padahal warga gak diajak diskusi sama sekali soal ini oleh Pemkot Tangsel atau pihak bandara," kata Katno.

Ia mengatakan sebelumnya banjir separah ini tak pernah terjadi di Jalan Pondok Cabe Raya.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved