Kamis, 9 April 2026

Banjir di DKI Jakarta

Warga Kampung Kemang Was-was Ancaman Banjir Susulan

Daerah ini terletak di sekitar bibir Kali Krukut yang Selasa kemarin meluap hingga menyebabkan pemukiman warga kebanjiran.

Warta Kota/Gopis Simatupang
Ilustrasi. Rumah Novi dan warga lainnya berada di dalam kawasan pemukimanan padat yang hanya bisa diakses melalui gang kecil. 
WARTA KOTA, MAMPANG PRAPATAN -- Warga yang tinggal di pemukiman padat Jalan Kemang Selatan X RT 03/02 Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, masih was-was dengan ancaman banjir susulan. 
Daerah ini terletak di sekitar bibir Kali Krukut yang Selasa kemarin meluap hingga menyebabkan pemukiman warga kebanjiran dengan tinggi air mencapai sekitar 1,5 meter.
Wilayah tersebut biasa dikenal dengan sebutan Kampung Kemang. Pada Selasa (21/2/2017) pagi, seorang warganya, Novi Eka Mely Yana (31), ditemukan tewas tenggelam di dalam rumahnya saat banjir menerjang.
Diduga, ibu muda itu tewas tersengat arus listrik.
Karena telah masuk musim penghujan, ditambah dengan kejadian mengenaskan yang dialami seorang warga, mau tak mau warga lainnya pun menjadi was-was.
"Kita sudah biasa kebanjiran, karena memang sudah dari dulu. Tapi baru kali ini sampai ada yang meninggal. Makanya sekarang warga jadi pada takut kalau banjir lagi," ujar Abdul Rosyid (37), seorang warga, kepada Warta Kota, Rabu (22/2/2017).
Sementara itu, ‎Neneng (34), warga lainnya, mengatakan, tewasnya Novi membuat sikapnya berubah dalam menghadapi banjir. Bila biasanya dia tenang-tenang saja, kini dia menjadi ketakutan. "Jadi trauma gara-gara kejadian kemarin. Saya jadi ngeri kalau kepikiran banjir," bilangnya.
Sedangkan ‎Lurah Bangka, Sulistio Cahyono mengatakan, wilayah Kampung Kemang memang rawan banjir karena terletak di daerah cekungan dan berdekatan dengan bibir Kali Krukut. Selain itu, saluran drainase juga tidak memadai.
"Jadi, kemarin itu debit air Kali Krukut tinggi, sementara dalam kondisi normal saja bibir kalinya tidak tinggi," ujar Sulistio kepada Warta Kota.
Dia menyampaikan, banjir di sana baru surut Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Dia menuturkan, saat banjir menerjang Kampung Kemang kemarin, pihak kelurahan sebenarnya sudah meminta PLN untuk memutus arus listrik.
Karenanya, amat disayangkan seorang warga tewas diduga karena tersengat arus listrik.
Dikatakan Sulistio, titik banjir di Kelurahan Bangka kemarin tidak hanya di RW 02 yang terletak di bibir Kali Krukut, namun juga di sebagian wilayah RW 03 dan RW 04 yang berada di dekat aliran Kali Mampang.
"Memang karakter wilayah itu memang daerah cekungan, menurun," ucapnya.‎
Kampung Kemang di Jalan Kemang Selatan X, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, rawan banjir karena berdekatan dengan Kali Krukut.
Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved