Selasa, 14 April 2026

Banjir di DKI Jakarta

Sudah Dandan Rapi Warga Digendong dan Terpaksa Menikah di Tengah Kepungan Banjir

Ini jadi kenang-kenangan kita deh, nikah pas banjir di KUA karena sudah dijadwalkan dan kita semua sudah rapi.

Humas KUA Mampang
Warga tetap melangsungkan pernikahan di tengah terjangan banjir. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Rencana yang sudah dicanangkan warga tidak terhambat oleh terjangan banjir dan hujan deras yang melanda DKI Jakarta.

Warga tetap menjalankan pernikahan meski dirundung duka yang mendalam akibat terjangan banjir.

Di tengah banjir yang menenggelamkan jalan dan tinggi air sepaha, pernikahan tetap harus dilaksanakan.

Petugas KUA pun tetap melayani warga.

Hujan yang mengguyur Jakarta sejak kemarin malam membuat sebagian Jakarta tergenang banjir.

Namun, sebagaimana dikutip dari situs Kementerian Agama (Kemenag), ternyata hal ini tidak menyurutkan semangat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kanwil Kemenag DKI Jakarta untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

KUA Mampang Jakarta Selatan misalnya, tetap melakukan pelayanan pencatatan nikah terhadap pasangan Maya Marlina (21) dan Mansyur (22), pagi tadi, Selasa (21/2/2017).

Meskipun harus dibantu dengan perahu karet menuju KUA karena akses jalan menuju KUA Mampang tergenang banjir setinggi 70 cm atau sepinggang orang dewasa hingga masuk ke dalam kantor KUA, tidak menyurutkan pasangan ini untuk melangsungkan pernikahannya di KUA.

"Ini jadi kenang-kenangan kita deh, nikah pas banjir di KUA karena sudah dijadwalkan hari ini, dan kita semua sudah rapi, jadi ya tetap berangkat ke KUA. Lagi pula petugas di KUA nya, dan Kepala KUA yang jadi penghulu kami, sudah stand by di KUA. Katanya ditunggu sampai sore juga", demikian disampaikan Maya, yang dikutip Kemenag.co.id.

Warga tetap melangsungkan pernikahan di tengah terjangan banjir.
Warga tetap melangsungkan pernikahan di tengah terjangan banjir. (Humas KUA Mampang)

Hal senada disampaikan pula oleh Kepala KUA Mampang, Asep Edwan bahwa jajarannya siap memberikan pelayanan terhadap masyarakat meskipun banjir melanda Jakarta.

Jam operasi KUA Mampang Prapatan hari ini pun tetap sama, hingga pukul 16.00. Lebih lanjut menurut Asep, ini adalah bentuk dedikasi untuk terus berkhidmat melayani umat,

"Alhamdulillah, kita sebagai bagian dari Kementerian Agama meski banjir kita tetap melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan dan dedikasi. Mereka senang dengan pelayanan kantor, dan ini Saya rasakan sebagai karunia Allah di tengah-tengah banjir kita masih bisa melayani masyarakat dengan baik," kata dia.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved