Positif Konsumsi Narkoba, Tasha Akui Sering Diberi Inex oleh Tamu Cafe

Tasha, yang bekerja sebagai pelayan di salah satu cafe ternama di Kawasan Koja, akui tidak mengetahui apabila dirinya itu terbukti positif mengkonsums

Positif Konsumsi Narkoba, Tasha Akui Sering Diberi Inex oleh Tamu Cafe
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara bersama intel dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan BNN Pusat melakukan kegiatan razia narkoba yang menyasar ke sejumlah kost-kostan di Wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (20/2/2017). 

WARTA KOTA, KOJA - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara bersama intel dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan BNN Pusat melakukan kegiatan razia narkoba yang menyasar ke sejumlah kost-kostan di Wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (20/2/2017).

Mengerahkan anjing pelacak atau K-9, hingga melakukan test urine terhadap penghuni kost, Tasha (24) selaku penghuni di salah satu kost Kawasan Koja terbukti positif mengkonsumsi narkoba.

Tasha, yang bekerja sebagai pelayan di salah satu cafe ternama di Kawasan Koja, akui tidak mengetahui apabila dirinya itu terbukti positif mengkonsumsi narkoba. Wanita yang rambut pirang dan terikat berambut ini juga mengaku, belum lama ini ia sempat diberikan sebuah pil inex oleh tamu cafenya sendiri.

"Ya mana tahu bang saya begituan (Inex). Kan saya cuman nemenin tamu cafe aja. Wajar sih saya enggak paham. Habisnya saya diberi pil, dan disuruh tenggak 'nih tenggak' ya namanya saya pelayan tamu cafen nurutin saja. Jikalau tahu itu narkoba, ya saya enggak mau. Nyesal saya kerja di cafe. Enggak mau lagi bang saya kerja di cafe. Kapok," ucapnya, usai menjalani test urine.

Sebelumnya, BNNK Jakarta Utara menyisir ke pemukiman warga hingga ke tiga titik, tempat kost-kostan yang berada Koja. Menggunakan anjing pelacak, sejumlah penghuni kostan itu nampak ketakutan saat anjing pelacak BNNK itu mengendus di setiap sudut kecil di kamar kost milik penghuni kost.

"Ya Allah pak, mending bapak-bapak BNN saja yang meriksa kamar saya. Enggak perlu dong pak pakai anjing pelacak segala. Emang, saya teroris apa pakai anjing pelacak segala. Takut pak anjingnya suruh buru keluar dari kamar ini pak," ucap seorang wanita yang menghunikan di salah satu kost yang dijaring BNNK Jakarta Utara.

Sejumlah penghuni kost tersebut, ditemukan sangat banyak berpasangan namun diketahui belum memiliki status 'sah' menikah, di setiap identitas mereka masing-masing. Kebanyakan yang menghuni di sejumlag kost yang menjadi sasaran BNNk Jakarta Utara, marupakan anak muda yang rata-rata berusia 20-30 tahun.

Di setiap titik, BNNK juga melakukan tes urine terhadap penghuni kost. Tak ayal dan tak lagi bisa untuk dihindari akan digelarnya tes urine tersebut. Bahkan tak sedikit para pemuda dan pemudi di sejumlah titik razia kostan terjaring BBNK itu menolak untuk di test urine.

Hasilnya, dari tiga titik razia kost itu, terdapat lima penghuni kost yang positif menggunakan narkoba, setelah dilakukan tes urine. Dua pria yakni DN dan FT, sementara tiga wanita yaitu TS, YD dan KW.

"Ada lima orang terduga konsumsi narkotika, setelah dilakukan test urine, ya positif. Maka, akan ada tindaklanjut yakni akan diselidiki ke pihak BNN pusat," papar Kepala Seksi (Kasie) Pemberantasan Narkoba BNNK Jakarta Utara Rizky Fahrurozi di lokasi razia.

Ada Sabu Jenis Baru

Sementara itu, di tengah razia pihak BNNK kali ini menemukan sebuah bungkusan aneh yang berisikan bubuk berwarna kecokelatan. Tetapi, Rizky belum mengetahui apakah bubuk yang di dalam bungkusan itu merupakan narkotika jenis baru.

"Ada salah satu penghuni kost-an, di sebuah kost di salah satu titik kami razia, ditemukan memang bungkusan aneh berisi bubuk. Kami menduga bubuk itu merupakan narkotika baru jenis sabu-sabu. Akan tetapi, pemiliknya tidak positif mengkonsumsi narkoba. Jikalau bubuk itu positif mengandung narkoba, maka dari itu ada penyidikan lebih lanjut yang dilakukannya oleh pihak BNN Pusat. Tetapi, masih diujikan di lab dulu oleh BNN Pusat. Ada dugaan kuat, jika bubuk itu sabu jenis baru," tutupnya.

Penulis:
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved