Demo Ahok

Koordinator Janji Aksi 212 Jilid II di Gedung MPR/DPR Besok Berjalan Damai

Perwakilan Forum Umat Islam (FUI) bertemu jajaran Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2017) siang.

Koordinator Janji Aksi 212 Jilid II di Gedung MPR/DPR Besok Berjalan Damai
Tribunnews.com
Gedung parlemen di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Perwakilan Forum Umat Islam (FUI) bertemu jajaran Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2017) siang.

Dalam pertemuan itu, FUI yang menginisiasi aksi 212 Jilid II di depan Gedung DPR/MPR, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2017) besok, berjanji aksi akan berjalan damai.

Bernard Abdul Jabbar, Koordinator Aksi 212 Jilid II mengatakan, aksi diperkirakan bakal dihadiri oleh 10 ribu orang dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu tuntutannya, meminta agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diberhentikan sementara.  Bernard memastikan aksi tersebut tak ada muatan politik.

"Ini tidak ada hubungannya dengan Pilkada DKI, karena yang hadir tidak hanya dari Jakarta saja, tapi dari luar Jakarta juga banyak," ujar Bernard di Gedung Utama Polda Metro Jaya, Senin.

Menurut Bernard, pihaknya sudah mengantisipasi hal itu dengan memberikan arahan kepada para oratornya. Meski begitu, pihaknya tidak bisa menjamin apabila nanti ada orator yang keceplosan menyinggung soal Pilkada DKI putaran kedua.

"Kita tidak bisa melarang juga. Tapi kami sudah arahkan, ini yang nanti diucapkan. Yang pasti kita akan seleksi siapa-siapa yang akan menjadi orator," tuturnya.

Bernard juga memastikan bahwa unjuk rasa yang dilakukan di depan Gedung DPR/MPR besok berlangsung damai. Sebagai koordinator aksi, dirinya juga telah membentuk korlap di masing-masing ormas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bahwa ini aksi damai, tidak benar kita ingin menduduki dan menguasai Gedung DPR, karena itu rumah kita," ucapnya.

Bernard mengatakan, pihaknya akan semaksimal mungkin menghindari kericuhan saat aksi. FUI komitmen akan menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung. Apabila ada pihak-pihak yang tak mengindahkan komitmen ini, Bernard menyerahkan hal itu ke petugas kepolisian.

"Kami minta polisi menindak sesuai prosedur. Kami tak ingin ada kelompok yang menghancurkan acara besok," tegasnya.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved