Sebanyak 46.628 Surat Suara Dimusnahkan

Ketua KPU DKI, Sumarno menyebutkan, ada dua jenis surat suara yang dimusnahkan yakni rusak dan kelebihan.

Warta Kota/Faizal Rapsanjani
Pemusnahan puluhan ribu surat suara. 

WARTA KOTA, SENEN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta melakukan pemusnahan surat suara di Pilkada DKI Jakarta sebanyak 46.628.

Ketua KPU DKI, Sumarno menyebutkan, ada dua jenis surat suara yang dimusnahkan yakni rusak dan kelebihan.

Pemusnahan dilakukan di halaman kantor KPU DKI, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Turut disaksikan oleh perwakilan Polda Metro Jaya dan Badan Pengawas Pemilu serta Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol).

Pemusnahan surat suara yang mengalami kerusakan.
Pemusnahan surat suara yang mengalami kerusakan. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

KPU DKI sendiri menerima surat suara sebanyak 7.341.247 yang telah disebarkan ke masing-masing KPU tingkat kota/kabupaten.

Untuk kebutuhan surat suara sebanyak 7.294.619 sudah termasuk 2,5 persen ditambah 2.000 surat suara tambahan.

Dari sebanyak 46.628 surat suara yang dimusnahkan merupakan hasil sortiran dan pelipatan dari KPU tingkat Kota/Kabupaten, dengan rincian 22.444 surat suara yang dinyatakan rusak atau cacat dan 24.184 surat suara yang kelebihan.

"Semoga, pemungutan suara untuk Rabu pagi mulai pukul 07.00-13.00 berlangsung secara aman lancar masyarakat dapat datang berbondong-bondong datang untuk mencoblos ke TPS," kata Sumarno, di lokasi.

Sumarno juga menjelaskan soal pihak KPU DKI memusnahkan surat suara sehari sebelum pemungutan suara, 15 Februari.

"Kenapa, suara suara dimusnahkan pada H-1 pada saat pemungutan suara tidak ada satu pun surat suara yang beredar yang telah di TPS yang didistribusikan ditiap TPS kita tahu ada," katanya.

Soal logistik TPS lainya, KPU DKI memastikan semua kebutuhan dan keperluan saat hari pemungutan suara sudah didistribusikan dan selesai, tadi malam.

"Persiapan harus selesai, semua logistik seharusnya sudah sampai kekelurahan, sekarang sedang bergerak ke TPS, TPS juga sedang didirikan. Dipastikan sampai sore dan nanti malam semua logistik bisa selesai didistribusikan," kata Sumarno.

Sumarno mengimbau agar warga yang belum mendapatkan C6 atau formulir pemberitahuan TPS, diwajibkan tetap datang ke lokasi TPS.

"Untuk itu, mereka harus datang ke TPS, saat penghitungan suara masyarakat harus menyaksikan penghitungan suara. Terima kasih," katanya. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved