Breaking News:

Pilkada DKI Jakarta

Diterpa Isu Tak Sedap, Perolehan Suara Agus-Sylvi Menurun Drastis

Beredarnya isu miring membuat mereka mengalihkan suaranya ke pasangan lain yang membuat suara Anies-Sandi terdongkrak.

Editor: Andy Pribadi
Rangga Baskoro
Direktur Eksekutif LKPI, Dendi Susianto, saat konfrensi pers, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG -- Berdasarkan survei Exit Poll yang dilakukan oleh Lembaga Konsultan Politik Indonesia (LKPI), pasangan Anies-Sandi mengungguli pasangan lain dengan perolehan suara sebanyak 31,05%.

Disusul dengan pasangan Ahok-Djarot dengan 20.30%. Sedangkan Agus-Sylvi memperoleh suara sebanyak 15.73%.

Direktur Eksekutif LKPI, Dendi Susianto mengatakan bahwa pada awalnya pasangan Agus-Sylvi memikiki elektabilitas yang tinggi.

Namun seiring berjalannya waktu, banyaknya isu miring yang mengguncang kubu Cikeas menjadi satu alasan melorotnya suara Agus-Sylvi.

"Banyak fakor yang memengaruhi menurunya perolehan suara pasangan Agus-Sylvi. Beredarnya isu-isu juga menjadi satu dari sekian faktornya," tutur Dendi saat konfrensi pers, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2).

Pendukung Agus-Sylvi dinilai oleh Dendi tidam cukup loyal dan labil.

Beredarnya isu miring membuat mereka mengalihkan suaranya ke pasangan lain yang membuat suara Anies-Sandi terdongkrak.

Berdasarka riset pasangan Anies-Sandi didukung oleh pemilih pemula di bawah usia 24 tahun yakni 36.4%, pelajar 47.3%, dan PNS 41.7%.

Mereka juga mendapatkan dukungan dari kalangan Muhammadiyah sebesar 50% dan NU sebanyak 37.2%.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved