Breaking News:

Pengembang Pulau G Bantu Menata Pemukiman Kumuh di Muara Angke

Permukiman kumuh di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara mulai ditata PT Muara Wisesa Samudera, pengembang Pulau G dengan betonisasi jalan.

Jalan yang dicor beton di Muara Angke oleh pengembang Pulau G. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN-Kawasan pemukiman kumuh di Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, mulai ditata oleh PT Muara Wisesa Samudera (PT MSW), pengembang Pulau G.

Disana pemukiman warga berjejer di bibir pantai. Terdiri dari pemukiman di RW 1, RW 11, serta blok empang dan blok eceng.

Ketua blok empang dan blok eceng sekaligus tokoh masyarakat di Muara Angke, Arpani Said (69), mengatakan, penataan awal yang dilakukan adalah peninggian jalan di 10 gang yang ada di blok empang.

Menurut Arpani, usulan peninggian jalan itu diusulkan warga, sebulan lalu. Dana sebesar Rp 200 juta lalu digelontorkan oleh PT MSW.

Kini jalan-jalan itu sudah mulai ditinggikan dengan pengecoran beton. Mulai dari ditinggikan 15 centimeter, sampai 70 centimeter.

Arpani mengatakan, usulan peninggian jalan itu berasal dari warga. Sudah lama warga di blok eceng dan blok empang kebanjiran setiap rob datang.

"Sampai sudah biasa warga disitu kalau banjir rob," kata Arpani ketika ditemui Wartakotalive.com di rumahnya, Kamis (9/2/2016) siang.

Menurut Arpani, setiap banjir rob, butuh waktu kurang lebih tiga hari menunggu air surut dari pemukiman warga.

Tapi setelah jalan-jalan ditinggikan, saat banjir rob, air bisa surut dalam waktu 2 sampai 3 jam saja.

Selain digunakan untuk peninggian jalan, dana sebesar Rp 200 juta itu juga digunakan untuk perbaikan dan penggunaan dua masjid di dua blok tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved