Bos Pandawa Group Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Jadi DPO

Hal ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara terhadap yang kasus yang merugikan masyarakat hingga triliunan rupiah.

Bos Pandawa Group Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Jadi DPO
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Nasabah sambangi rumah bos KSP Pandawa Mandiri Group Salman Nuryanto di Perumahan Palem Ganda Asri, Meruyung, Limo, Depok, Rabu (1/2/2017). 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Pemimpin Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Pandawa Mandiri Group, Salman Nuryanto ditetapkan penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sebagai tersangka.

Hal ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara terhadap yang kasus yang merugikan masyarakat hingga triliunan rupiah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan Nuryanto dijerat dengan pasal tentang Tindap Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca: Polisi Gandeng OJK untuk Ungkap Kasus Investasi Bodong Pandawa Group

"Tadi siang, gelar perkara penetapan tersangka (Nuryanto)," ujar Argo di Mapolda Metro jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2017).

Nuryanto sendiri saat ini masih menjadi buronan polisi. Karena keberadaanya belum diketahui, hingga saat ini.

Nantinya, penyidik akan mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Nuryanto.

Argo menuturkan, sejauh ini pihaknya telah menerima sebanyak 15 laporan dari nasabah Koperasi Pandawa.

Baca: Gelapkan Uang Nasabah hingga Rp20 Miliar, Bos Pandawa Group Dilaporkan ke Polisi

Para nasabah mengaku, mereka menjadi korban penipuan investasi yang dijalankan koperasi tersebut.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved