Pilkada DKI Jakarta

Agus-Sylvi Dapat 34,46 Persen Suara dari Pemilih Jokowi-JK

Tidak semua pemilih Jokowi-JK saat Pilpres 2014, akan memilih pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Warta Kota/Faizal Rafsanjani
Debat kandidat dalam ajang Pilkada DKI Jakarta 2017. 

WARTA KOTA, CIKINI - Direktur Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara mengungkapkan, berdasar hasil survei, tidak semua pemilih Jokowi-JK saat Pilpres 2014, akan memilih pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Menurutnya, pemilih Jokowi-JK saat ini lebih cair dibandingkan pemillih Prabowo-Hatta yang solid mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Pemilih Jokowi jauh lebih cair dibanding pemilih Prabowo saat pilpres. Untuk Pilkada DKI Jakarta, mereka terpecah dan tidak semua memilih Ahok-Djarot," jelas Igor di kKawasan Cikini, Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Hasil survei yang digelar SPIN pada 24-26 Januari 2017 itu menyebutkan, hanya 54,3 persen pemilih Jokowi-JK pada Pilpres 2014, mau memilih pasangan Ahok-Djarot.

Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapat 34,46 persen suara dari pemilih Jokowi-JK, dan pasangan Anies-Sandi mendapatkan suara dari pemilih Jokowi sebanyak 10,49 persen.

"Ini bisa dipahami, bahwa pemilih Jokowi saat itu, sekarang tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi, atau kecewa dengan pilihannya di 2014 lalu," tutur Igor. (Amriyono Prakoso)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved