Breaking News:

Poppy Sovia Kesulitan Logat Surabaya

Wanita kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, 23 September 1984 ini mengaku kesulitan menggunakan logat bahasa jawa, mengingat ia lahir di budaya sunda

WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Poppy Sovia saat ditemui dalam acara jumpa pers film 'Perfect Dream' di The Good Cafe SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Aktris Poppy Sovia (32) kembali mendapat kesempatan di dunia akting, dalam film layar lebar yang bertajuk 'Perfect Dream'.

Poppy berperan sebagai Rachel, seorang wanita dari Surabaya, Jawa Timur yang menyukai lagu-lagu musisi lawas, seperti Boomerang dan Ari Lasso.

Baca: Baim Wong Sulit Main Hati dengan Poppy Sovia

Wanita kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, 23 September 1984 ini mengaku kesulitan menggunakan logat bahasa jawa, mengingat ia lahir di budaya sunda dan besar di Ibu Kota Jakarta.

Poppy Sovia saat ditemui dalam acara jumpa pers film 'Perfect Dream' di The Good Cafe SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017).
Poppy Sovia saat ditemui dalam acara jumpa pers film 'Perfect Dream' di The Good Cafe SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017). (WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO)

"Susah sih karena logat Surabaya tuh lugas. Kayak to the poin gitu ngomongnya," kata Poppy Sovia saat ditemui dalam acara jumpa pers film 'Perfect Dream' di The Good Cafe SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017).

Meski kesulitan, Poppy harus profesional dan meyakinkan penonton dalam perannya sebagai Rachel. Sehingga, ia harus observasi dan ngobrol langsung dengan orang asli Surabaya.

"Karena aku harus kasih tekanan-tekanan itu jadi kayak lepas. Jadi sering ngobrol sama orang surabaya gitu ya. Kayak satu minggu dikurung buat ngobrol sama orang Surabaya biar tahu loganya seperti apa," ucapnya.

Selain itu, Poppy menguhubungi teman-temannya di media sosial path yang menanyakan siapa orang Surabaya, Jawa Timur untuk mendalami logatnya.

"Aku hubungin teman di path, karena butuh bantuan. Cari tahu siapa yang bisa bahasa Surabaya, boleh nggak gue ngobrol," jelasnya.

"Sampai kayak aku akhirnya nemuin papanya temen aku aku ngobrol cuma dapat nuansanya aja," sambungnya.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved