Jubir FPI Tersangka

Polda Bali 10 Februari Periksa Jubir FPI Munarman Sebagai Tersangka Pelecehan

Terkait penetapan tersebut, Tim Kuasa Hukum Munarman Fery Firman Wahyudi mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

Polda Bali 10 Februari Periksa Jubir FPI Munarman Sebagai Tersangka Pelecehan
Kompas.com
Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman 

WARTA KOTA, JAKARTA - Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menyebutkan bahwa polisi akan memeriksa Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, sebagai tersangka kasus dugaan fitnah terhadap pecalang dalam pemeriksaan 10 Februari mendatang.

"Tanggal 10 (Februari) nanti Munarman akan dipanggil sebagai tersangka," ujar Petrus di sela-sela acara pengarahan terhadap Bhabinkamtibmas seluruh Bali di Gereja Lembah Pujian, Jalan Antasura, Peguyangan Kangin, Denpasar, Bali, Selasa (7/2/2017)

Terkait penetapan tersebut, Tim Kuasa Hukum Munarman Fery Firman Wahyudi mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

Saat disinggung terkait kemungkinan pihak kuasa hukum akan menempuh pra-peradilan, Fery menjawab secara diplomatis. Pihaknya akan melihat situasi kasus ini ke depannya sebelum menempuh jalur praperadilan.

“Kita lihat saja nanti,” ujar Fery.

Munarman akan diperiksa Polda Bali terkait kasus dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang fitnah yang dilaporkan oleh warga Bali.

Sebuah video di YouTube yang diunggah Markaz Syariah berjudul 'FPI Datangi & Tegur Kompas Terkait Framing Berita Anti Syariat' menjadi bukti pelaporan di Polda Bali tersebut.

Munarman, dalam video itu, menyatakan rumah warga dilempari batu dan pecalang melarang salat Jumat. Menurut pelapor dan sejumlah ormas di Bali, pernyataan Munarman tersebut adalah fitnah.

Atas pelaporan tersebut, Munarman mengaku mendengar informasi terkait hal itu dari berita yang dibacanya.

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved