Kasudinhubtrans Jakarta Pusat Bantah Tebang Pilih Tindak Parkir Liar

Kasudinhubtrans Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak, membantah tudingan pihaknya tebang pilih dalam melakukan penindakan.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Rangga Baskoro
Lokasi parkir di depan Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, SENEN - Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Kasudinhubtrans) Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak, membantah tudingan pihaknya tebang pilih dalam melakukan penindakan.

Bantahan Harlem merespons warga Paseban, Senen, Jakarta Pusat, yang merasa mendapatkan perlakuan tidak adil terkait penderekan mobil yang kerap dilakukan di Jalan Paseban Raya. Warga menilai, titik kemacetan berasal dari lokasi parkir di depan Mapolres Metro Jakarta Pusat.

Baca: Kata Warga Paseban, Parkir Liar di Depan Mapolres Metro Jakarta Pusat Lah yang Bikin Macet

"Itu (parkir di depan Mapolres Metro Jakarta Pusat) ada rambunya. Artinya tidak ada tebang pilih. Kalau penegak hukum apabila melanggar tetap kami tindak," ujar Harlem saat dikonfirmasi, Senin (6/2/2017).

Kendaraan yang terparkir di bibir jalan di depan Mapolres Metro Jakpus, kata Harlem, arus perputarannya juga tidak terlalu lama, sehingga ia nilai tidak menyebabkan kemacetan.

"Mobilitasnya cukup tinggi, supaya mereka cepat melakukan kegiatan ya memang harus seperti itu," imbuhnya.

Tidak adanya lahan parkir yang tersedia di sekitar area, menyebabkan kendaraan terpaksa diparkir di pinggir Jalan Kramat Raya.

Pantauan Warta Kota di depan Mapolres Metro Jakpus, terdapat rambu peringatan mengenai larangan untuk memarkirkan kendaraan, namun rambu tersebut disertakan sejumlah keterangan.

Larangan memarkirkan kendaraan hanya berlaku dari Senin hingga Jumat pada pukul 15.00-19.00. Sedangkan pada hari Sabtu, dilarang memarkirkan kendaraan pada pukul 12.00-15.00. Larangan tersebut tidak berlaku bagi petugas kepolisian dan pada saat hari libur.

Jumat (3/2) pekan lalu, petugas Sudinhubtrans Jakpus melakukan operasi parkir liar di kawasan Jalan Paseban Raya. Mobil tua seorang warga bernama Mamat yang terparkir di bibir jalan, diderek karena dianggap melanggar peraturan.

Baca: Kesal Lantaran Mobilnya Diderek, Pemilik Bakar Mobilnya Sendiri

Baca: Mamat Memang Berniat Membakar Mobil Sendiri

Mamat yang tidak terima kemudian mengamuk dengan cara membakar mobilnya sendiri. Ia bahkan melempari mobil derek dengan batu, hingga kaca bagian belakang dan samping mobil derek pecah. Akibatnya, seorang petugas mengalami luka kecil di bagian kepala. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved