Terminal Pulogebang Alami Peningkatan Penumpang 100 Persen Meski Tumbuh Terminal Bayangan

Sebagian bus tidak beroperasi di Terminal Pulogebang melainkan mereka mencari penumpang di sejumlah terminal bayangan.

Terminal Pulogebang Alami Peningkatan Penumpang 100 Persen Meski Tumbuh Terminal Bayangan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ilustrasi. Suasana peningkatan penumpang di Terminal Pulogebang. 

WARTA KOTA, PULOGEBANG -- Perlahan, tapi pasti, Terminal Terpadu Pulogebang di Cakung, Jakarta Timur, menjadi terminal utama di Jakarta.

Hal ini tampak dari peningkatan jumlah penumpang dari waktu ke waktu. Dalam dua bulan terakhir saja, terjadi peningkatan penumpang sebesar 100 persen.

Penanggung Jawab Area Keberangkatan Terminal Pulogebang Anwar Manshur menyatakatan, data sejak bulan Juli menunjukkan jumlah penumpang di terminal itu cenderung naik tiap bulannya.

"Pada bulan juli penumpang di Terminal Pulogebang hanya 68740 dengan 4180 bus yang aktif. Kemudian pada Oktober naik menjadi 82971 penumpang dengan 7047 bus yang aktif," jelasnya, Minggu (5/2/2017).

Anwar menyebut pada November sempat terjadi penurunan jumlah penumpang dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal tersebut lantaran sebagian bus tidak beroperasi di Terminal Pulogebang melainkan mereka mencari penumpang di sejumlah terminal bayangan.

"November sempat turun menjadi 75692 penumpang seiring jumlah bus yang juga turun menjadi 6658 armada. Faktornya penurunannya ya itu, karena bus cari penumpang di luar terminal," terangnya.

Tetapi berkat ultimatum dari Kementerian Perhubungan yang akan memberi sanksi perusahaan otobus yang beraktifitas di terminal bayangan, pada Januari jumlah penumpang naik drastis sampai 100 persen dibandingkan jumlah pada bulan November.

"Pada Januari 2017 tercatat 151.794 penumpang atau naik drastis dari November dan Desember dengan rincian 63.374 penumpang berangkat dan 88.420 penumpang datang. Jumlah bus juga naik dari 6.658 pada November 2016 menjadi 9.638 pada Januari."

"Ini tidak lepas dari upaya penertiban terminal bayangan di sejumlah lokasi di Jakarta serta tentunya perbaikan sejumlah fasilitas di terminal," ujar Anwar.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved