Kapolda Pilih Ngacir Ditanya SMS Gelap Antasari Usai Berikan Keterangan Tembakau Gorila

Iriawan menunjukkan reaksi tak seperti biasa ketika diberondong pertanyaan soal laporan Antasari Azhar, mantan ketua KPK.

Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Bintang Pradewo
Kapolda Metro Jaya, Irjen Moch Iriawan 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan dinilai sebagai sosok yang sangat mengetahui kasus Antasari Azhar, sehingga mantan Ketua KPK itu dicopot dari jabatannya.

Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya, karier Iriawan di antaranya adalah menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya di saat kasus Antasari Azhar terjadi.

Antasari terjungkal dari kedudukannya karena skandal yang melibatkan caddy golf, Rani dan terbunuhnya Nasrudin Zulkarnaen alias Nasrudin Banjaran.

Sejumlah kasus besar ditangani KPK di antaranya melibatkan Aulia Pohan dalam kasus korupsi aliran dana Bank Indonesia dan sejumlah kasus lainnya.

Baca: Polisi Tegaskan Tak Hentikan Kasus SMS Gelap yang Dilaporkan Antasari Azhar

Salah satu bukti yang digunakan di antaranya terkait dengan SMS gelap terkait dengan kasus Antasari Azhar.

Meski demikian, sebagaimana dikutip Kompas.com, Iriawan menunjukkan reaksi tak seperti biasa ketika pada Jumat (3/2/2017) siang, diberondong pertanyaan soal laporan Antasari Azhar, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang pernah dipenjara karena terkait kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain.

Saat itu, Iriawan baru saja menyelesaikan acara jumlah pers di Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Baca: Saat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan Tinjau Perbaikan Saluran Air

Iriawan yang sedang berjalan ke arah mobilnya yang menunggu tak jauh dari lokasi jumpa pers diikuti oleh belasan wartawan.

Iriawan yang biasanya senang meladeni pertanyaan wartawan kali ini malah berlari. Rautnya berubah masam ketika wartawan bersahutan menanyakan soal kasus Antasari.

"Pak, kasus Antasari gimana, Pak?" tanya wartawan kepada Iriawan.

Namun, ia langsung masuk ke mobilnya dan menutup pintu. Iriawan bahkan lupa melepas sarung tangan yang digunakannya untuk memegang tembakau gorila dan sejumlah barang bukti saat acara jumpa pers.

Iriawan sempat menurunkan sedikit kaca mobilnya. Tampak tangan yang bersarung itu terjulur seraya menunjuk ke arah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono yang baru tiba di lokasi.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved