Antasari Azhar Bebas

Sejak 2011, Kasus SMS Gelap yang Dilaporkan Antasari Azhar Jalan di Tempat

Hasilnya, kasus SMS gelap yang dilaporkan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu hanya jalan di tempat.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Nur Ichsan
Antasari Azhar 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Hampir setengah jam, Antasari Azhar dan Andi Syamsudin, adik mantan Bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, bertemu penyidik di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017).

Hasilnya, kasus SMS gelap yang dilaporkan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu hanya jalan di tempat.

"Ini sesuai rencana saya, saya sudah mendatangi Krimsus, dalam hal ini cyber untuk mempertanyakan sejauh mana progress laporan saya sejak 2011," kata Antasari Azhar.

Antasari Azhar melaporkan SMS gelap ke penyidik Subdit Cyber Crime Dirkrimsus Polda Metro Jaya sejak 2011.

"Setelah saya bertemu dengan pejabat yang berwenang, yang dulu menangani, bahwa ternyata masih stuck," ungkapnya.

Antasari mengatakan, penyidik berjanji menelusuri kasus tersebut, karena memang diketahui kasus itu masih tidak ada pergerakan.

"Belum ada pergerakan, dan beliau berjanji akan segera dituntaskan. Mudah-mudahan sesuai dengan janjinya itu," tuturnya.

Antasari enggan menyebutkan kendala dari penyidik dalam mengusut kasus tersebut. Dia meminta awak media menanyakan langsung kepada penyidik. Saat ini pun, dirinya disuruh menunggu kasus itu diselidiki oleh aparat kepolisian.

"Iya, disuruh menunggu lagi. Ya terpaksa saya nunggu lah. Tapi tentunya mungkin karena sekarang saya sudah tidak lagi dalam kondisi susah keluar, saya akan terus mungkin seminggu, dua minggu, sebulan sekali akan saya tanyakan ke mari. Itu aja ya," paparnya.

Senada, Andi Syamsudin mengaku kecewa karena belum ada progress dari kasus tersebut.

"Bahwa saya dengan Pak Antasari tadi menyambangi penyidik menanyakan perkembangannya. Disampaikan bahwa tidak ada progress report dari penyidikan ini, masih stuck," ungkap Andi.

Sehingga, kata dia, Antasari dan dirinya menyampaikan kepada penyidik agar laporan tersebut ditindaklanjuti dan diusut tuntas. 

"Nah, masuknya di bawah Pak Antasari gitu karena masalah SMS tersebut. Jadi kita minta untuk segera lah. Dalam hal ini pimpinan Polri segera lah menindaklanjuti hal tersebut, karena laporan ini sudah dari
2011. Itu aja ya yang kita sampaikan ya," bebernya. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved