Isu Makar

Alami Anemia dan Hipertensi, Firza Husein Masih Lemas

Firza Husein sudah diperiksa tim dokter di tahanan, menyusul anemia alias kekurangan darah yang dideritanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota
Firza Husein 

WARTA KOTA, DEPOK - Kondisi kesehatan Firza Husein, tersangka kasus dugaan makar yang ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, mulai membaik meski belum stabil.

Firza Husein sudah diperiksa tim dokter di tahanan, menyusul anemia alias kekurangan darah yang dideritanya.

Sejak ditangkap penyidik dari rumah orangtuanya di Lubang Buaya, Firza nyaris pingsan beberapa kali saat berada di Mako Brimob.

"Kondisinya sudah membaik meski belum stabil dan masih lemas. Sudah ada tim dokter tadi yang periksa Firza," ungkap Aziz Yanuar, kuasa hukum Firza, di Mako Brimob, Depok, Rabu (1/2/2017).

Menurut Aziz, sebelum dibawa ke Mako Brimob, kesehatan Firza memang kurang baik. Firza menderita anemia serta hipertensi.

Karena kondisi kesehatan yang kurang baik itulah, kata Aziz, pihaknya akan mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik. Surat pengajuan penangguhan penahanan segera dibuat dan dilayangkan ke penyidik, sore ini.

"Sore ini, surat pengajuan penangguhan penahanannya kami sampaikan ke penyidik. Ini lagi dibuat oleh tim," kata Aziz, usai mendampingi Firza diperiksa penyidik.

Firza, lanjutnya, diperiksa selama satu jam, dan menjawab 20 pertanyaan penyidik seputar kasus dugaan makar yang dituduhkan kepadanya.

"Firza menjawab semua pertanyaan penyidik dengan kooperatif, meskipun kondisinya masih lemas karena sakit. Pemeriksaan sekitar satu jam," tutur Aziz.

Selain pertanyaan seputar kasus makar, penyidik juga menanyakan tentang gambar dan percakapan WhatsApp yang beredar lewat video, yang disebut-sebut merupakan percakapan antara Firza dengan pimpinan FPI Rizieq Shihab.

"Semua soal gambar di WA dalam video yang beredar, dibantah sama Firza. Karena semua itu tidak benar dan hasil rekayasa," jelas Aziz.

Firza Husein diringkus polisi di rumah orangtuanya di Lubang Buaya, Jakarta Timur, terkait kasus dugaan makar, Selasa (31/1/2017).

Firza Husein kemudian dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, dan ditahan penyidik selama 20 hari ke depan. Penahanan dilakukan karena Firza dianggap tidak kooperatif. Ia dua kali mangkir dari pemanggilan polisi. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved