Rabu, 8 April 2026

Keluarga Terharu Kasus Gabriella Akhirnya Disidangkan

Pemberitahuan itu datang mendadak ke HP Asip (46) pada Jumat (27/1/2017). Kasus kematian anaknya, Gabriella Sheryl Howard segera disidangkan, Senin.

Andika Panduwinata
Ucapan duka cita untuk Gabriella Sheryl Howard (8), murid Global Sevilla School, Kembangan, Jakarta Barat. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pemberitahuan itu datang mendadak ke telepon genggam Asip (46) pada Jumat (27/1/2017). Kasus kematian anaknya, Gabriella Sheryl Howard segera disidangkan, Senin (30/1/2017).

Saat itu, kasus anaknya sudah 17 bulan tak juga disidangkan. Makanya keluarga pun terharu dengan pemberitahuan tersebut.

"Puji Tuhan, perjuangan selama 17 bulan ini berujung di pengadilan," ujar Asip (46) kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (30/1/2017).

Siang tadi, Asip dan Verayanti tengah menunggu jam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Asip dan Verayanti sama-sama terharu dan menangis ketika wartawan mewawancarai mereka.

Perjuangan panjang dilakukan Asip dan istrinya, Verayanti (33) sampai kasus kematian anaknya disidang.

Kasus Gabriella tergolong rumit. Dia ditemukan tak bernyawa di kolam renang Global Sevilla School Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat. Saat jam pelajaran olahraga.

Guru olahraganya, Ronaldo Laturette yang kemudian diincari menjadi tersangka. Dia dianggap lalai karena tak mengawasi anak didiknya di jam pelajarannya.

Ronaldo dianggap tahu Gabriella tak pandai berenang. Semestinya mengawasinya. Apalagi kedalaman kolam 160 centimeter.

Sepanjang 17 bulan ini Asip bolak-balik dari kantor polisi, kejaksaan, dinas pendidikan, dan Komnas Anak. Mendorong agar ada yang bertanggungjawab terhadap kematian Gabriella.

Bahkan Asip dan Verayanti akhirnya membolehkan makam Gabriella dibongkar untuk penyelidikan.

Di sidang perdana, JPU bakal membacakan surat dakwaan serta memeriksa identitas terdakwa dan saksi.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved