Pilkada DKI Jakarta

BJ Habibie Percayakan Dua Hal kepada Anies-Sandi

Kedua aspek tersebut adalah peningkatan kualitas manusia lewat pendidikan dan kewirausahaan.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Dwi Rizki
BJ Habibie sambut kedatangan Anies-Sandi. 

WARTA KOTA, SETIABUDI -- Bacharudin Jusuf Habibie, mantan Presiden Republik Indonesia ketiga berpesan kepada Sandiaga Salahudin Uno untuk meningkatkan dua aspek utama bagi masyarakat di DKI Jakarta.

Kedua aspek tersebut adalah peningkatan kualitas manusia lewat pendidikan dan kewirausahaan.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga itu mengaku terkejut lantaran nasehat yang disampaikan BJ Habibie sejalan dengan program unggulannya bersama Anies Rasyid Baswedan, yakni Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) - pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

"(Perbincangan) Fokus di dua isu utama dan kami juga sedikit surprise bahwa Pak Habibie sedikit mengangkat kualitas SDM dan neraca jam kerja. Yang itu adalah sebetulnya kita fokuskan dalam OK OCE," ungkap Sandi dibilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (27/1).

Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman BJ Habibie dibilangan Patra Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (26/1) malam kemarin itu BJ Habibie memintanya untuk memberikan pendidikan berkualitas serta peningkatan kemampuan tenaga kerja. Hal tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas tenaga kerja di Ibukota.

"Dan program pendidikan berkualitas tuntas dan terjangkau itu diangkat secara spesifik oleh Pak Habibie, bahwa Indonesia, khususnya Jakarta harus memiliki program yang meningkatkan kemampuan tenaga kerja, itu untuk memastikan efektifitas dan efisiensi dari produk-produk mereka. Jadi produktifitas yang kita dorong melalui kewirausahaan," tambahnya.

Selain itu, BJ Habibie pun katanya menyinggung tentang anggapan banyak negara dunia yang mempertanyakan apakah Islam dan demokrasi yang terselenggara di Indonesia dapat berjalan berdampingan.

BJ Habibie pun mempercayakan hal tersebut kepada Anies-Sandi agar dapat meyakinkan jika demokrasi dan Islam dapat berjalan berdampingan.

"Beliau juga menyarankan (memberitahukan) bahwa banyak (negara) dunia mempertanyakan apakah demokrasi dan Islam (Indonesia) itu bisa disandingkan. Dan beliau menunjuk bahwa Pilkada DKI ini akan memastikan," ungkapnya.

"Jadi menitipkan kepada kami berdua, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah contoh kongkrit, bahwa Islam dan demokrasi bisa bersandingan dan keberagaman itu harus diikat dalam suatu persatuan," tutupnya menambahkan. (dwi)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved