Rabu, 6 Mei 2026

Harga Cabai Kian Mencekik Tembus Rp 135.000, Cabai Busuk Tidak Gratis Lagi

Sofi (39) mengatakan, kian meningginya harga cabai membuat permintaan cabai busuk kian meningkat.

Tayang:
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Harga Cabai semakin melambung dan mencekik. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Naiknya harga cabe di sejumlah pasar grosir membuat harga eceran cabai di sejumlah pasar tradisional menjadi ikut meninggi.

Bahkan, kenaikan harga cabai kali ini dinilai 'terlalu' mengingat harganya melebihi daging sapi.

Seperti di kawasan Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, harga daging sapi segar di kawasan ini di jual dengan kisaran Rp 90.000-100.000 per kilo, sementara untuk daging sapi beku harga jualnya hanya Rp 60.000-70.000‎ per kilo.

kondisi demikian bertolak belakang dengan harga cabai di pasar tersebut. Harga cabe merah di kawasan itu mencapai Rp 130.000- Rp 135.000 per kilo.

Sementara untuk cabe rawit hijau, harganya hanya Rp 20.000 per kilonya.

"Udah hampir sebulan mas ini naik, ngga turun turun. Ngga tau kenapa," tutur Yati (49), salah satu pedagang di kawasan itu.

Yati mengaku, dengan meningkatnya harga cabe ia pun mengantisipasi dengan mengurangi jumlah daganganya.

Bila dalam kondisi normal ia bisa menyetok hingga 10 kg per hari, kali ini, ia hanya menyetok 2 kg per hari.

Sekali pun demikian, namun tetap saja, pembelian cabai tak banyak.

"Paling hanya 3/4 aja yang terjual itu pun dalam 2 hari," katanya.

Pedagang lainnya, Sofi (39) mengatakan, kian meningginya harga cabai membuat permintaan cabai busuk malah justru meningkat.

"Dulu, kita kasih gratis, sekarang, cabai busuk kita siapkan," kata Sofi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved