Dinas Pendidikan Kota Bekasi Utang Rp6 Miliar ke Pihak Ketiga

Diduga keberadaan utang dalam pengadaan buku dan modul pelajaran bagi sekolah dasar (SD) karena kesalahan dalam pengadaan.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi Utang Rp6 Miliar ke Pihak Ketiga
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi uang rupiah 

WARTA KOTA, BEKASI -- Dinas Pendidikan Kota Bekasi memiliki utang sebanyak Rp 6 miliar pada pihak ketiga pada tahun ajaran sekolah 2016-2017.

Diduga keberadaan utang dalam pengadaan buku dan modul pelajaran bagi sekolah dasar (SD) karena kesalahan dalam pengadaan.

"Kami masih menghitung jumlah pengadaan modul yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di tiap kecamatan, karena kami belum mengetahui berapa jumlah modul yang dipesan mereka," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain pada Minggu (22/1).

Alexander mengatakan, pendataan perlu dilakukan supaya proses pencairan tidak ada kesalahan, misalnya kelebihan pembayaran pada pihak ketiga.

Di sisi lain, Alexander masih mengonfirmasi ke pihak UPTD apakah modul dan bahan tersebut bisa datang tepat waktu sebelum pelaksanaan ujian atau tidak.

"Bila bahan ajar tersebut datang terlambat, tentunya tidak akan terpakai oleh siswa. Kami juga meminta kepada unit terkait untuk meminta kepada pihak ketiga agar bahannya datang sebelum ujian," jelas Alexander.

Alexander mengungkapkan, lembaganya juga tengah berkonsultasi dengan pihak berwenang, soalnya sekarang telah memasuki tahun anggaran 2017.

Modul tersebut dipesan untuk 447 sekolah dasar negeri (SDN) yang ada di Kota Bekasi.

Namun, diketahui pihak ketiga selaku rekanan pemerintah kota terlambat mendatangkan buku tersebut.

Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo Indridjiantoro menyatakan, ada kesalahan perencanaan dalam pengadaan alat belajar untuk sekolah tingkat SD pada Semester Ganjil Tahun 2016.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved