Kebakaran Pasar Senen

Demi Anak Istri, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Senen Berjualan di Trotoar

Pedagang Pasar Senen yang kiosnya habis terbakar pada Kamis (19/1/2017) lalu, kembali berjualan di trotoar sekitar gedung.

Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/Alija Berlian Fani
Trotoar dijadikan tempat berjualan para pedagang korban kebakaran Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alija Berlian Fani

WARTA KOTA, SENEN - Pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat yang kiosnya habis terbakar pada Kamis (19/1/2017) lalu, kembali berjualan di trotoar sekitar gedung.

"Mau enggak mau mesti dagang lagi. Anak istri di rumah mau dikasih makan apa kalau nganggur," ujar Udin (34), pedagang baju, kepada wartakotalive.com, Minggu (22/1/2017).

Meski hanya berjualan pakaian seadanya, usaha Udin untuk mencari uang tak lantas berhenti. Ia mengaku tak tahu bagaimana nasib barang dagangannya di kios yang masih dipasangi garis polisi.

"Kita (pedagang) masih belom boleh masuk gedung, masih disegel. Paling barangnya udah pada jadi abu," katanya sambil tetap menawarkan barang dagangannya ke orang-orang yang melintas, dengan harga Rp 25 ribu untuk dua potong baju.

Udin berharap segera mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk meneruskan usahanya, agar dapat melanjutkan hidup seperti sedia kala.

"Namanya orang kena musibah gini, ya mau banget pastilah dapat bantuan, apalagi buat lanjut dagang," ucapnya. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved