Lima Muda-mudi Dicokok karena Pesta Miras di Kos-kosan

Saat ditangkap, laki-laki dan perempuan berumur antara 20-25 tahun itu tengah berada di dalam satu kamar. Pakaian mereka acak-acakan.

Lima Muda-mudi Dicokok karena Pesta Miras di Kos-kosan
Warta Kota/Gopis Simatupang
Lima muda mudi dicokok karena kepergok pesta miras di kos-kosan. 

WARTA KOTA, MAMPANG PRAPATAN -- Lima orang muda-mudi yang terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan dicokok petugas gabungan di sebuah rumah kos di Jalan Bangka 2 RT 09/03 Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2017) pagi.

Saat ditangkap, laki-laki dan perempuan berumur antara 20-25 tahun itu tengah berada di dalam satu kamar.

Pakaian mereka acak-acakan.

Kelimanya adalah L (20), S (22), N (25), A (23) dan J (22).

Dari hasil razia, petugas menemukan puluhan botol kosong minuman keras (miras) dari dalam kamar kos milik L (49). Selain pesta miras, kelima muda-mudi tersebut juga diduga melakukan pesta seks. Mereka pun tak bisa berbuat apa-apa saat digiring petugas ke kantor Polsek Metro Mampang Prapatan.

"Ada pasangan yang mengaku suami-istri, tetapi saat diminta menunjukkan surat nikah alasannya macam-macam," ujar Aiptu Sri Hartana, petugas Binmas Kelurahan Pela Mampang.

Sri mengatakan, razia tersebut dilakukan sekitar pukul 10.00 dan dipimpin Lurah Pela Mampang, Mariana. Unsur-unsur yang ikut terlibat dalam razia itu antara lain Polsektro Mampang Prapatan, Satpol PP, TNI, Mitra FKDM, dan lain-lain.

Razia kos-kosan tersebut dilakukan karena adanya laporan warga ke pihak kelurahan. Kabarnya, hampir setiap hari di tempat kos tersebut sering digunakan untuk pesta miras oleh pasangan muda-muda yang bukan suami-isteri.

Bahkan sering terdengar suara gaduh dari dalam kamar kos tersebut pada malam hari. Hal ini membuat warga sekitar resah. Atas laporan itu, petugas gabungan pun melakukan penggrebekan.

Dari dalam kamar, petugas juga menemukan 10 botol miras yang telah habis isinya. Rata-rata jenis whisky yang kadar alkoholnya di atas 16 persen. Diduga mereka baru melakukan pesta miras di kamar kos tersebut.

Lurah Pela Mampang, Mariana mengatakan, razia yang dipimpinnya itu dilakukan karena adanya laporan warga karena rumah kos tersebut sering dijadikan tempat berkumpul pasangan muda-mudi untuk berbuat gaduh. Benar saja, saat digrebek ternyata ditemukan lima remaja yang berlainan jenis.

"Kelima remaja itu langsung kita periksa identitasnya dan dilakukan pendataan. Mereka juga kita lakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. Bahkan orangtua mereka juga kita panggil," kata Mariana.

Mariana menuturkan, pemilik kos juga dipanggil ke kantor kelurahan untuk dilakukan pembinaan. Sejauh ini belum diketahui apakah rumah kos itu memiliki izin atau tidak. Sebab pihaknya tidak sampai memeriksa izin usaha kos-kosan tersebut.

Dikatakan Mariana, dengan kejadian itu dia berjanji akan melakuka  pengawasan ketat terhadap rumah kos dengan menurunkan anggota Satpol PP untuk berpatroli. Dia juga meminta warga sekitar untuk melaporkan setiap ada kejadian yang mencurigakan di wilayahnya, termasuk di rumah kos.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved