Breaking News:

Kebakaran

Diwarnai Ledakan, Empat Kios di Depan Kampus Gunadarma Depok Terbakar

Kebakaran hebat itu, sempat disertai suara ledakan dari tabung gas yang ikut terbakar dari warung dan toko yang dilalap api.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sisa kebakaran di Jalan M Yasin atau Jalan Akses UI tepatnya di depan Kampus Universitas Gunadarma, Rabu tengah malam. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Empat kios berupa Toko Fotokopi, Kedai Susu, Warung Kopi dan Warung Nasi Uduk yang berderet di Jalan M Yasin (Jalan Akses UI), Gang H Jamin RT, 05/09, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis Depok atau tepatnya di depan Kampus Gunadarma Depok, ludes terbakar, Rabu (18/1/2017) tengah malam sekitar pukul 23.45.

Kebakaran hebat itu, sempat disertai suara ledakan dari tabung gas yang ikut terbakar dari warung dan toko yang dilalap api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sisa kebakaran di Jalan M Yasin atau Jalan Akses UI tepatnya di depan Kampus Universitas Gunadarma, Rabu tengah malam.
Sisa kebakaran di Jalan M Yasin atau Jalan Akses UI tepatnya di depan Kampus Universitas Gunadarma, Rabu tengah malam.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok mengerahkan 10 mobil pemadam untuk memadamkan api.

Dalam waktu sekitar 75 menit api berhasil dipadamkan dan tak merembet ke bangunan lainnya.

Kepala Damkar dan Penyelamatan Depok, Yayan Ariyanto, menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekira pukul 23.50.

"Kami kerahkan sekitar 10 mobil pemadam ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan, sekitar pukul 01.00, Kamis dinihari," kata Yayan, Kamis (19/1/2017).

Ia mengatakan dari hasil penyelidikan sementara diduga kuat api berasal dari korsleting listrik di Toko Fotokopi Esther, yang ludes terbakar.

"Dari Toko Fotokopi, api dengan cepat membesar dan membakar 3 kios lain di sebelahnya. Saat itulah api membakar tabung gas yang sempat menimbulkan ledakan," kata Yayan.

Menurut Yayan, ke empat kios yang terbakar semuanya adalah bangunan semi permanen, dimana banyak material bangunan menggunakan bahan dari kayu, triplek dan bahan mudah terbakar lainnya. "Sehingga api dengan mudah dan dengan cepat membesar," katanya.

Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus menyebutkan pihaknya sudah memeriksa sedikitnya dua saksi dalam peristiwa itu.

Kedua saksi adalah Atmo, pedagang nasi goreng serta Siti, pedagang nasi uduk. Mereka berjualan atau berdagang di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi tersebut, kata Firdaus, dipastikan api berawal dari Toko Fotokopi Esther yang ludes terbakar.

"Pada Rabu malam sekira pukul 23.30, saksi pertama Atmo, melihat percikan api keluar dari toko Fotokopi Ester. Tak lama percikan api membesar dan membakar bangunan lain di sebelahna," kata Firdaus, Kamis (19/1/2017).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved