Angin Kencang Robohkan Baliho di Depok

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Karena, sebelum roboh polisi sudah mengatur lalu lintas di depan baliho, agar tak dilintasi pengendara.

Angin Kencang Robohkan Baliho di Depok
WARTA KOTA/BUDI MALAU
Baliho raksasa berbahan terpal dengan rangka besi dan kayu berukuran sekitar 6 meter X 2 meter di persimpangan Jalan Arief Rahman Hakim dan Jalan Margonda, Depok, atau di simpang Ramanda, akhirnya roboh, Kamis (19/1/2017) sore. 

WARTA KOTA, DEPOK - Baliho di persimpangan Jalan Arief Rahman Hakim dan Jalan Margonda, Depok, atau di simpang Ramanda, roboh pada Kamis (19/1/2017) sekitar pukul 16.30 WIB.

Robohnya baliho raksasa berbahan terpal dengan rangka besi dan kayu berukuran sekitar 6 meter x 2 meter itu, disebabkan angin kencang yang melanda wilayah Depok sore tadi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Karena, sebelum roboh polisi sudah mengatur lalu lintas di depan baliho, agar tak dilintasi pengendara.

Baliho yang roboh merupakan reklame dari pengembang Dave Apartment, yang baru dibangun di Depok.

Hari, pengelola toko tak jauh dari baliho yang roboh menuturkan, ambruknya baliho raksasa itu terjadi saat ada angin kencang melanda wilayah sekitar.

"Karena anginnya tadi kencang, akhirnya baliho yang sebelumnya sudah miring itu roboh. Untungnya enggak kena siapa-siapa," kata Hari.

Menurutnya, baliho roboh karena rangka besi yang menopangnya sudah lapuk.

"Robohnya kena ke Gedung Ramanda saja, dan enggak sampai ke lantai," imbuhnya.

Meski begitu, ia berharap pemilik baliho bertanggung jawab dan lebih memperhatikan lagi kekuatan baliho demi keselamatan warga di sekitarnya.

Yanto, penanggung jawab baliho dari Dave Apartment menuturkan, papan reklame miliknya itu legal dan memiliki izin lengkap.

"Waktu kami pasang beberapa minggu lalu sangat kokoh. Ini mungkin karena angin dan sering kena hujan, jadi bisa roboh," tuturnya.

Sebelum roboh, lanjut Yanto, baliho sudah kelihatan miring dan doyong. Karena itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk berjaga-jaga, agar sewaktu-waktu baliho roboh, tidak menimbulkan korban.

"Jadi sudah kami antisipasi sehingga tak ada korban," ucapnya.

Kasat Lantas Polresta Depok Komisaris Sutomo menuturkan, pihaknya sudah bersiaga mengatur lalu lintas di ruas jalan di dekat baliho, sebelum roboh.

Hal itu dilakukan agar baliho yang sebelumnya miring dan akhirnya roboh, tak mengenai pengendara yang melintas. Sehingga, kata dia, ruas jalan di dekat baliho sudah steril saat roboh. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved