Pakai Rumput Khusus, Warga Harus Izin Gunakan Lapangan Sempur

"Kalau yang mau main bola silakan saja asal jangan pakai sepatu bola, tapi sepatu biasa atau sepatu futsal," ujarnya saat ditemui di Taman Lapangan Se

Warta Kota/Soewidia Henaldi
Lapangan Sempur yang akan menggunakan rumput khusus. 

WARTA KOTA, BOGOR -- Taman Lapangan Sempur yang berada di Jalan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor tidak lama lagi akan segera diresmikan.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH), Yadi Cahyadi mengatakan, Taman Lapangan Sempur yang memiliki jenis rumput yang terbilang cukup mewah ini bisa digunakan masyarakat Kota Bogor untuk bermain bola.

"Kalau yang mau main bola silakan saja asal jangan pakai sepatu bola, tapi sepatu biasa atau sepatu futsal," ujarnya saat ditemui di Taman Lapangan Sempur, Rabu (18/1/2017).

Namun, lanjut dia, bagi masyarakat yang ingin bermain bola di Lapangan Sempur hanya diizinkan menggunakan setengah lapangan saja.

"Kalau semuanya dipakai untuk main bola nanti kasihan warga lain yang ingin bersantai duduk-duduk di lapangannya, jadi cukup setengah lapangan aja, seperti futsal," lanjutnya.

Dia pun mengatakan bahwa masyarakat yang ingin bermain bola di Lapangan Sempur harus izin terlebih dahulu.

Selain itu, nantinya akan dibuatkan jadwal khusus untuk bermain bola.

"Nanti akan ada petugas yang ngatur jadwalnya, yang jelas harus izin terlebih dahulu, bisa dibilang sistem booking, tapi tidak dipungut biaya karena ini fasilitas umum," jelasnya.

Yadi juga menjelaskan kedepannya pihaknya akan memfasilitasi masyarakat yang bermain bola dengan menyediakan gawang yang berukuran kecil.

"Nanti rencanya akan ada gawang futsal juga yang bisa dipindahkan dengan mudah dan tidak permanen," katanya.

Di sisi lain Yadi menambahkan, bahwa lapangan Sempur sendiri tidak akan dibuka setiap hari, melainkan hanya tiga kali selama satu minggu.

"Lapangan ini kan rumputnya cukup berkualitas, jadi selama ditutup itu dilakukan pemeliharaan dan warga tidak boleh bermain bola, akan di beri pembatas menggunakan tali mengelilingi lapangan," terangnya.

Namun, kata dia, jika ada masyarakat yang hanya ingin sekedar duduk atau berfoto-foto di atas rumput tersebut diperbolehkan.

"Pemeliharaannya itu kan ga seharian, paling pagi, siang, dan malam, di sela-sela itu warga boleh duduk di lapangan, kalau main bola kan riskan rusak, nanti sia-sia pemeliharaannya, sementara kalau warga ingin menikmati taman lapangan sempur mah tidak masalah, kan ada jogging track juga, siapa tahu ada yang mau jogging," katanya.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved