Breaking News:

Sebagian Jalan Fatmawati Bakal Ditutup Enam Bulan untuk Percepatan Pembangunan Proyek MRT

Penutupan jalan sementara bagi kendaraan pribadi demi keperluan area kerja, akan dilakukan selama enam bulan.

Penulis: Gopis Simatupang | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pekerja mengecek pembangunan terowongan MRT, di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016). Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

WARTA KOTA, CILANDAK - Untuk mempercepat pembangunan struktur layang proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta, titik konstruksi Stasiun MRT Haji Nawi di Jalan Raya RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, akan ditutup.

Penutupan jalan sementara bagi kendaraan pribadi demi keperluan area kerja, akan dilakukan selama enam bulan, terhitung mulai 4 Februari hingga 11 Agustus 2017.

Tubagus Hikmatullah, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta menjelaskan, penutupan jalan diberlakukan karena kebutuhan penambahan area kerja yang lebih luas, sebagai dampak percepatan pembangunan proyek MRT Jakarta, dalam bentuk pengerjaan paralel di sisi barat dan timur stasiun.

"Hal ini sesuai dengan komitmen PT MRT Jakarta untuk mengoperasikan MRT Jakarta pada bulan Maret 2019. Beberapa tahapan pekerjaan akan semakin intensif dilakukan di area Stasiun Haji Nawi," jelas Hikmat, Selasa (17/1/2017).

Hikmat menjelaskan, pekerjaan konstruksi yang dimaksud di antaranya adalah pekerjaan substruktur sisi timur, piling sisi barat dan substruktur, pekerjaan pemasangan girder, serta pekerjaan level concourse stasiun.

"Selama pelaksanaan penutupan jalan ini, PT MRT Jakarta terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya, untuk mempersiapkan pengalihan lalu lintas di area yang terdampak," tutur Hikmat.

Penutupan akan dilakukan sepanjang 300 meter di Stasiun MRT Haji Nawi, Jalan RS Fatmawati, persisnya mulai dari depan pertigaan Jalan Abdul Majid Raya menuju arah selatan hingga depan pertigaan Jalan Darul Ma'arif.

Namun, jelas Hikmat, akses tetap disediakan kepada pemilik atau penghuni, pengunjung ruko di sekitar area ini, dan angkutan umum yang beroperasi di sepanjang Jalan Raya RS Fatmawati-Jalan Panglima Polim.

"Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan seperti biasa, semua angkutan umum yang beroperasi di ruas jalan tersebut tetap beroperasi sesuai trayek normal," jelasnya.

Sebagai imbas proyek ini, pengguna kendaraan pribadi yang ingin menuju Jalan Panglima Polim dari arah selatan, dapat menggunakan Jalan Antasari ke Jalan Abdul Majid atau Jalan Metro Pondok Indah ke Jalan Haji Nawi.

Sementara, pengguna kendaraan pribadi yang ingin menuju simpang Fatmawati dari sisi utara (Blok M), dapat menggunakan Jalan Antasari ke Jalan Cipete Raya.

"PT MRT Jakarta mengimbau para pengguna kendaraan pribadi agar menggunakan jalan alternatif lainnya. Dan bagi para pemilik gedung atau ruko serta angkutan umum agar dapat berhati-hati saat melintas, mematuhi rambu-rambu, dan juga mengikuti petunjuk petugas di lapangan," papar Hikmat. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved