Fashion

Jakarta Bakal Punya Songket Betawi, Batik Saja Tidak Cukup

“Saat ini Jakarta hanya baru memiliki kain batik cap, batik tulis dan batik printing dan belum ada yang menggunakan material kain tenun songket.."

Jakarta Bakal Punya Songket Betawi, Batik Saja Tidak Cukup
Warta Kota/Nur Ichsan
Pemain Lenong ini menggunakan kain songket Betawi. 

WARTA KOTA, PONDOK INDAH -- Koleksi kain tenun songket tradisional Indonesia dalam waktu dekat ini akan bertambah dengan masuknya Jakarta sebagai daerah  yang dalam waktu dekat ini akan memiliki kain tenun songket Betawi

Rencana dan gagasan akan dibuatnya tenun songket Betawi datang dari desainer, kolektor, pemerhati dan pengembang seni Songket, DR Hj Anna Mariana SH MH MBA, yang telah lama malang-melintang di dalam dunia fashion dengan material dasar kain tenun songket.

“Saat ini Jakarta hanya baru memiliki kain batik cap, batik tulis dan batik printing dan belum ada yang menggunakan material kain tenun songket yang pembuatannya dilakukan secara tradisional yakni ditenun atau handmade,” kata Anna Mariana di Marsya House of Batik, Kebaya & Acessories, Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (24/12) lalu.

20170116Jakarta Bakal Punya Songket Betawi, Batik Saja Tidak Cukup4
20170116Jakarta Bakal Punya Songket Betawi, Batik Saja Tidak Cukup4

Berdasarkan penelitiannya  tentang tenun songket dari berbagai daerah di nusantara yang telah dilakukannya selama selama 33 tahun, dia belum pernah menjumpai tenun songket Betawi

“Sebagai ibukota negara, Jakartamempunyai peluang untuk menjadi etalase kebudayaan yang dapat bersaing dengan pusat-pusat mode dunia seperti New York, Paris, dan Milan. Apalagi tenun dan songket dari sejumlah daerah Indonesia sudah diakui di dunia mode internasional,” kata  Anna.

Hal itu diungkapkan oleh Anna dihadapan sejumlah pengurus Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi yang diketuai Drs H Zainudin, saat berkunjung ke butiknya.

Kunjungan itu untuk membedah soal tenun dan songket, lebih khusus soal tenun songket Betawi

Kegiatan ini diadakan dalam rangka  Pengembangan Budaya Kain Batik Betawi, serta sosialisasi Pengembangan dan Pembinaan Budaya Kain Tenun dan Songket Betawi

Prakarsa Anna Mariana yang juga membina 5 juta pekerja seni tenun dan songket se-Indonesia itu, disambut positif oleh Ketua Umum Bamus Betawi, Drs H Zainudin, yang mengatakan siap memberi dukungan sepenuhnya.

20170116Jakarta Bakal Punya Songket Betawi, Batik Saja Tidak Cukup3
20170116Jakarta Bakal Punya Songket Betawi, Batik Saja Tidak Cukup3

“Bamus Betawi mendukung habis-habisan perjuangan ibu Anna Mariana untuk mempelopori dan menngembangkan kain tenun dan songket Betawi,” kata H Zainudin.

Halaman
12
Penulis: Nur Ichsan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved