Rabu, 8 April 2026

Mendarat Darurat, Ini Penjelasan dari Wings Air

Untuk keselamatan serta keamanan penerbangan maka pilot memutuskan kembali ke Palu atau Return To Base.

Editor: Murtopo
Surya
Pesawat Wings Air mengalami kecelakaan di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Minggu (25/12/2016). 

Laporan Wartakotalive.com Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Pihak Wings Air memberikan penjelasan terkait penerbangan dan terpaksa mendarat darurat lantaran mengalami masalah pada bagian sayap sebelah kanan.

Wings Air dengan fligh number IW 1156 tujuan Palu - Luwuk menggunakan pesawat ATR 72-500 dengan registrasi pesawat PK - WFK Return To Base atau RTB sesaat setelah take off menuju Luwuk.

Pesawat yang dikomandoi oleh Capt Djoko Sriyono take off dari Palu menuju Luwuk pada pukul 06.10.

Dan pada saat take off Pilot In Command mendapatkan adanya indikator yang menyala.

Untuk keselamatan serta keamanan penerbangan maka pilot memutuskan kembali ke Palu atau Return To Base.

Hal ini dilakukan untuk pengecekan dan pesawat mendarat di Palu.

"Pesawat tidak diterbangkan karena dilakukan pengecekan terlebih dahulu," ujar Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait saat memberikan keterangannya kepada Warta Kota pada Minggu (15/1/2017).

Ia menjelaskan pesawat tersebut membawa 64 penumpang.

Semua penumpang dalam keadaan selamat.

"Sebagian penumpang telah melakukan refund, reschedule dan ada juga yang kami terbangkan dengan Batik Air serta Lion Air," kata Edward. (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved