Pilkada DKI Jakarta

Anies Baswedan Sayangkan Ada Calon Gubernur Remehkan Profesi Dosen Saat Debat Kemarin

Menurut Anies, tugas seorang gubernur seharusnya menghormati semua latar belakang, termasuk profesi warganya.

Anies Baswedan Sayangkan Ada Calon Gubernur Remehkan Profesi Dosen Saat Debat Kemarin
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Anies Baswedan bertanya kepada Basuki Tjahaja Purnama dalam debat kandidat, Jumat (13/1) malam. 

WARTA KOTA, CAKUNG - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyayangkan adanya pasangan calon lain yang memanfaatkan forum debat untuk menyerang pribadi, termasuk profesinya sebagai dosen dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

"Guru, dosen adalah profesi ‎para pendidik. Guru pendidik, jangan meremehkan posisi guru dan dosen, apalagi kita ini ingin mengbdi‎," kata Anies di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (14/1/2016).

Menurut Anies, tugas seorang gubernur seharusnya menghormati semua latar belakang, termasuk profesi warganya. Lagi pula, katanya, menjadi gubernur tidaklah harus berlatar belakang tertentu.

"Ada yang berlatar belakang dokter gigi ingin berbakti. Insinyur pertanian ingin berbakti. Bahkan panglima tertinggi angkat perang Indonesia, Jenderal Sudirman, adalah guru SMP. Pendiri bangsa ini adalah guru. Jadi sebaiknya jangan remehkan profesi guru," tutur Anies.

Anies pun menyayangkan dirinya tidak sempat menjawab lengkap serangan tersebut. Menurut Anies, masyarakat dapat menilai apakah sosok yang menyerang profesi guru dan dosen tersebut layak untuk menjadi pemimpin Jakarta atau tidak.

"Jadi sayang ya tadi malam, tapi masyarakat punya kesempatan untuk menilai," ucapnya.

Dalam debat kandidat pemimpin Jakarta di Hotel Bidakara kemarin malam. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan bahwa program membangun manusia tanpa membangun benda mati (gedung dan infrastruktur), hanyalah teori.

"Saya katakan bangun manusia tanpa bangun benda mati, itu teori. Ngajar aja di kampus jadi dosen," tutur Ahok. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved