Berita Duka

Begini Kronologis Kesehatan Oon Project Pop Sebelum Meninggal

Grup musik parodi Project Pop kehilangan salah seorang personilnya Mochamad Fachroni (Oon) yang meninggal dunia Jumat pagi karena penyakit gula.

Begini Kronologis Kesehatan Oon Project Pop Sebelum Meninggal
instagram/ferry salim
Ferry Salim mengirim instagram untuk Oon Project Pop. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Grup musik parodi Project Pop kehilangan salah seorang personilnya Mochamad Fachroni atau akrab disapa Oon yang meninggal dunia Jumat pagi karena penyakit gula.

Menurut teman sekelas Oon di SMP Negeri 3 Bandung, Ratu Tanty Ch, Oon telah terkena penyakit diabetes sejak setahun belakangan ini.

Dihubungi Antara News, Jumat (13/1/2017) siang, Tanty mengatakan, penyakit gula yang diderita Oon itu merupakan keturunan.

Baca: Breaking News: Oon Project Pop Meninggal Dunia

"Oon anak bungsu dari enam bersaudara. Empat dari enam bersaudara itu terkena diabetes. Kakak pertama Oon meninggal beberapa tahun lalu karena diabetes juga," ujar Tanty.

Tanty mengatakan, saat mengikuti reuni SMP tahun lalu, Oon masih tampak segar, namun saat acara buka puasa bersama Ramadhan lalu Oon mulai nampak tidak sehat.

"Jalannya sudah ditarik," kata dia.

"Terakhir buka puasa bersama berat badannya sudah turun. Pas lebaran sudah kelihatan banget. Sebelum lebaran sempat operasi mata," lanjut Tanty.

Lebih lanjut, Tanty mengatakan, kadar gula yang terlalu tinggi dalam tubuh lulusan SMA Negeri 5 Bandung dan alumni Universitas Parahyangan itu sampai mengganggu fungsi ginjal.

"Terakhir fungsi ginjal 30 persen. Gula yang terlalu tinggi membuat organ tubuh rusak, kena jantung juga," kata Tanty.

Penyakit gula yang menggrogoti tubuh Oon tersebut mengharuskan Oon untuk cuci darah.

"Sempat cuci darah satu minggu dua kali. Beberapa minggu terakhir bolak balik cuci darah, dia sudah tidak dirawat di Rumah Sakit," ujar Tanty.

Baca: Sang Istri Sempat Lelah Rawat Oon Project Pop

Oon juga harus menjalani penarikan cairan, karena air yang dikeluarkan dalam tubuh tidak banyak.

"Terakhir bertemu bulan lalu dia sudah tidak banyak bercerita, tidak banyak bergerak, telentang di kasur, badannya seperti luka bakar. Sudah enggak tega banget lihatnya," Kata Tanty dengan suara bergetar, terhenti sesaat.

"Sampai akhirnya tadi istrinya jam 5 subuh telepon kalau Oon sudah enggak ada," tambah dia. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved