Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Gadis Ahok Blusukan Kampanyekan Ahok-Djarot di Pasar Tradisional

Gerakan Srikandi Coblos Ahok atau Gadis Ahok melakukan kampanye ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (7/1/2017).

Warta Kota/Gopis Simatupang
Gerakan Srikandi Coblos Ahok atau Gadis Ahok melakukan kampanye ke Pasar Tradisional Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (7/1/2017). 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Gerakan Srikandi Coblos Ahok atau Gadis Ahok melakukan kampanye ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (7/1/2017).

Mereka ingin mengetahui langsung harga bahan pokok khususnya cabai yang harganya melambung hingga Rp 120.000 per kilogram.

Jubir Gadis Ahok, Dee Adnan mengatakan, kegiatan ini mereka lakukan guna mengetahui langsung terhadap situasi yang sedang terjadi.

20170107Gadis Ahok Blusukan Kampanyekan Ahok-Djarot di Pasar Tradisional
Gerakan Srikandi Coblos Ahok atau Gadis Ahok melakukan kampanye ke Pasar Tradisional Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (7/1/2017).

"Komentator sudah banyak, kritikus apalagi, namun yang berusaha untuk turun langsung ke lapangan mengecek situasi yang sebenarnya terjadi masih minim, sehingga kami memutuskan untuk melakukan itu," kata Dee dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/1/2017).

Dia berujar, meskipun masalah ini merupakan domain pemerintah, namun sebagai masyarakat pihaknya tidak boleh berpangku tangan, apalagi sambil sibuk dengan bully atau kritik yang tidak jelas.

"Persoalan negeri ini bisa cepat terselesaikan apabila semua pihak saling membantu dan bersinergi. Nanti hasil temuan kita di lapangan akan kita laporkan kepada pak Ahok guna dilaksanakan sebagai pemangku jabatan di DKI," ujar Dee.

Sementara, Ketua Gadis Ahok, Astrit menambahkan, tujuan Gadis Ahok ke Pasar Minggu untuk sosialisasi mengenai Ahok-Djarot namun dengan tema seputar stabilitas harga bahan pokok.

"Makanya pilihannya adalah turun langsung ke pasar-pasar tradisional. Seminggu terakhir masyarakat mengeluh tingginya harga cabai, maka dari itu kita cek langsung ke lapangan guna menemukan sumber masalahnya," papar dia.

"Jangan sampai masalah ini disebabkan hanya karena adanya beberapa pihak seperti spekulan yang mencoba memainkan harga guna mengambil keuntungan lebih dari masyarakat," sambung Astrit.

Astrit mengatakan, Gadis Ahok hadir guna mengetahui langsung baik kepada penjual maupun pembeli terkait masalah harga cabai tersebut, harapannya bisa menemukan solusi yang pas untuk mengatasi tingginya harga cabai.

"Kami juga sampaikan kepada masyarakat bahwa apabila solusinya sudah ketemu nanti yang akan mengeksekusi itu bukan kami lagi, tapi Ahok-Djarot selaku Gubernur dan Wakil Gubernur, makanya kami ingatkan kepada masyarakat di pasar tadi agar jangan lupa pilih Ahok di bulan Februari nanti agar segala persoalan segera teratasi karena sudah teruji, bukan lagi baru sebatas janji-janji," pungkas Astrit. (gps)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved