Urus STNK dan BPKB Naik 275 Persen Berlaku Jumat (6/1), Ini Daftar Tarif Resminya

Biaya pengurusan STNK, BPKB, dan nomor kendaraan bermotor naik hingga 275 persen dan berlaku mulai Jumat (6/1/2016) ini.

Urus STNK dan BPKB Naik 275 Persen Berlaku Jumat (6/1), Ini Daftar Tarif Resminya
Warta Kota
Cover berita utama Harian Warta Kota Edisi Kamis 5 Januari 2017 berjudul Antre Panjang Urus STNK. 

WARTAKOTA, PALMERAH-- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hari ini, Jumat (6/1/2017) mulai memberlakukan ketentuan baru terkait biaya pelayanan SIM, STNK, BPKB, dan layanan kepolisian lainnya.

Baca: Antre Panjang Urus STNK

Meskipun biaya pelayanan seperti penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor  (STNK) dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang naik hingga 275 persen ini banyak dikritik sejumlah kalangan, Polri tetap akan memberlakukan mulai hari ini.

Baca: Tarif Pengurusan STNK dan BPKB Meroket, tapi Motor Cagiva Raptor Naiknya Rp 20.000

Kenaikan itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atau Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Itu kan pemerintah yang menaikan, kan ada PP-nya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (3/1/2017). 

Inilah tabel kenaikan biaya STNK, BPKB, dan nomor pilihan yang berlaku hari ini.

1. Penerbitan STNK baru dan perpanjangan untuk motor atau roda tiga dari sebelumnya Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu.

Sedangkan biaya penerbitan STNK roda empat atau lebih, baru dan perpanjangan dari semula Rp 75 ribu menjadi 200 ribu.

2. Pengesahan STNK roda dua atau roda tiga dari gratis menjadi Rp 25 ribu. Sedangkan untuk pengesahan STNK roda empat atau lebih sebesar Rp 50 ribu (sebelumnya tidak ada).

3. Penerbitan STCK untuk roda dua atau roda tiga dari tidak mengalami perubahan, yakni Rp 25 ribu. Sedangkan penerbitan STCK kendaraan roda empat atau lebih dari semula Rp 25 ribu menjadi Rp 50 ribu (naik 100 persen).

4. Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untum roda dua atau roda tiga, tidak mengalami perubahan yakni sebesar Rp 25 ribu. Sedangkan biaya penerbitan TNKB untuk kendaraan roda empat atau lebih, mengalami kenaikan dari semula Rp 25 ribu menjadi Rp 50 ribu (naik 100 persen).

5. Penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) baru maupun penggantian untuk kendaraan roda dua atau tiga naik dari Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu.

Sementara penerbitan BPKB baru/penggantian untuk kendaraan roda empat atau lebih, dari semula Rp 100 ribu menjadi Rp 375 ribu (naik 275 persen).

6. Penerbitan Surat Mutasi ke Luar Daerah, untuk kendaraan roda dua atau tiga, dari Rp 75 ribu menjadi Rp 150 ribu (naik 100 persen). Sementara penerbutan surat mutasi untuk kendaraan roda empat atau lebih, dari semula Rp 75 ribu menjadi Rp 250 ribu.

7. Penerbitan STNK Lintas Batas Negara untuk roda dua atau tiba baik baru maupun penggantian, yang semula tidak dikenakan tarif menjadi Rp 100 ribu. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih, menjadi Rp 200 ribu.

8. Penerbitan Tanda Nomor Kendaran Bermotor (TNKB) Lintas Batas Negara untuk roda dua atau lebih Rp 100 ribu, sedangkan untuk kendataan roda empat atau lebih Rp 200 ribu (naik 100 persen). (ote)

20170103 tarif perpanjangan STNK BPKB dan tanda nomor kendaraan
Inilah tarif penertiban dan pengesahan STNK, BPKB, tanda nomor kendaraan, dan juga tarif lainnya terkait layanan kepolisian yang terjadi kenaikan hingga 275 persen.
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved