Ini 6 Segmen Debat Kandidat Cagub-cawagub DKI Jakarta, di Segmen 5 Bakal Rame
Nantinya, KPU DKI akan menyusun enam segmen dalam debat kandidat pertama pada tanggal 13 Januari 2017.
WARTA KOTA, SENEN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, Sumarno, memastikan debat kandidat akan menampilkan kualitas dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017.
Nantinya, KPU DKI akan menyusun enam segmen dalam debat kandidat pertama pada tanggal 13 Januari 2017.
Pada segmen pertama, Cagub-cawagub akan menyampaikan visi-misi serta program kerja jika menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.
Kemudian di segmen kedua, pertanyaan akan dilemparkan kepada Cagub-cawagub DKI terkait pendalaman visi-misi masing-masing Paslon.
Segmen ketiga, Cagub-cawagub diharuskan menjawab pertanyaan mengenai masalah teraktual fan faktual sesuai tema yang ditentukan dalam debat kandidat.
Selanjutnya, di segmen keempat setiap Cagub-cawagub akan memberikan pertanyaan kepada peserta lain dan kandidat yang diserang dengan pertanyaan wajib menjawab.
Dalam segmen kelima, KPU DKI memperbolehkan masing-masing Paslon menyela atau menanggapi pernyataan lawanya.
"Tapi diatur tidak seperti debat kusir," kata Sumarno, di kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2017).
Untuk penutup debat kandidat, di segmen terakhir ini, setiap Paslon dipersilakan memberikan pernyataan penutup terkait dengan tema yang sedang dibahas.
Hal yang perlu diingat, debat kandidat akan dilaksanakan di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan pada 13 Januari 2017.
Sebelumnya, diinformasikan agenda debat kandidat dilakukan di Hotel Borobudur. Sumarno menyebut hotel Borobudur hanya baru ada di draft KPU DKI.
Terkait tema kandidat, Sumarno mengerucutkan menjadi "Ekonomi Sosial" setelah sebelumnya bertemakan "Pembangunan Demokrasi dan Pemerintah yang Efektif".
"itu akan mengungkap tentang masalah kemiskinan, kesenjangan sosial, keamanan, kemudian juga masalah pendidikan dan kesehatan, juga membahas lingkungan dan masalah transportasi,"
"Masalah banjir pengelolaan sampah mungkin masalah sehari-hari yang kita hadapi kemudian masalah kemacetan masalah transportasi publik," jelas Sumarno.(Faizal Rapsanjani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/selfie-cagub-dki_20160925_023643.jpg)