KM Zahro Terbakar
Posko Ante Mortem Dikunjungi Pihak Keluarga yang Hendak Tes DVI
Posko Ante Mortem di depan RS Polri Kramatjati dikunjungi sejumlah pihak keluarga yang mencari tahu keberadaan sanak saudaranya yang diduga tewas.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro
WARTA KOTA, KRAMATJATI - Posko Ante Mortem yang terletak di depan RS Polri Kramatjati dikunjungi sejumlah pihak keluarga yang mencari tahu keberadaan sanak saudaranya yang diduga tewas akibat mengalami luka bakar 100 persen pada tragedi terbakarnya Kapal Zuhro Express.
"Saya kesini mengantar anak saya mencari istrinya yang sampai sekarang belum ada kabarnya," ucap Lili, di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).
Anak Lili yang bernama Arifin menduga bahwa istrinya menjadi satu dari 20 korban yang tewas terbakar.
Untuk mengantisipasi hal itu, dirinya melakukan tes Disaster Victim Identification (DVI).
Baca: Korban Selamat Nyatakan Prosedur Pengamanan Kapal Zahro Express Minim
Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak rumah sakit, Arifin diwajibkan untuk membawa sejumlah rekam medis yang pernah dilakukan istrinya yang bernama Elly, berupa data gigi dan riwayat penyakit.
"Baru tahu kalau harus bawa ini itu, kalau saya membawa anak saya, mungkin bisa tes DNA. Besok saja balik lagi kesini," ucap Arifin.
Sebelumnya, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Umar Shahab mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diwajibkan untuk mendatangi Sentral Visum Posko Anti Mortem RS Polri, di Kramatjati, Jakarta Timur, yang sudah dibuka sejak siang ini.
"Kami harapkan masyarakat membawa data sebanyak-banyaknya untuk memudahkan kami dalam melakukan proses DVI," ungkap Umar.
Baca: Orang Terinjak-Injak dan Teriak Allahuakbar di dalam Kapal Zahro
Dari 23 korban yang tewas, sebanyak 20 orang meninggal akibat luka bakar 100 persen.
Hal tersebut menyebabkan pihak kepolisian kesulitan untuk mengidentifikasi korban yang meninggal akibat terbakarnya kapal Zuhro Express sekitar jam 09.24 pagi tadi.
Kapal itu mengalami kebakaran saat berada di laut pada jarak 1 mil sebelah barat Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/posko-ante-mortem_20170102_010359.jpg)