Minggu, 12 April 2026

KM Zahro Terbakar

Posko Ante Mortem Dikunjungi Pihak Keluarga yang Hendak Tes DVI

Posko Ante Mortem di depan RS Polri Kramatjati dikunjungi sejumlah pihak keluarga yang mencari tahu keberadaan sanak saudaranya yang diduga tewas.

Rangga Baskoro
Posko ante mortem yang dibuka di depan Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk melayani keluarga korban kapal KM Zahro Express yang akan melakukan tes DVI, Minggu (1/1/2017) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, KRAMATJATI - Posko Ante Mortem yang terletak di depan RS Polri Kramatjati dikunjungi sejumlah pihak keluarga yang mencari tahu keberadaan sanak saudaranya yang diduga tewas akibat mengalami luka bakar 100 persen pada tragedi terbakarnya Kapal Zuhro Express.

"Saya kesini mengantar anak saya mencari istrinya yang sampai sekarang belum ada kabarnya," ucap Lili, di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).

Anak Lili yang bernama Arifin menduga bahwa istrinya menjadi satu dari 20 korban yang tewas terbakar.

Untuk mengantisipasi hal itu, dirinya melakukan tes Disaster Victim Identification (DVI).

Baca: Korban Selamat Nyatakan Prosedur Pengamanan Kapal Zahro Express Minim

Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak rumah sakit, Arifin diwajibkan untuk membawa sejumlah rekam medis yang pernah dilakukan istrinya yang bernama Elly, berupa data gigi dan riwayat penyakit.

"Baru tahu kalau harus bawa ini itu, kalau saya membawa anak saya, mungkin bisa tes DNA. Besok saja balik lagi kesini," ucap Arifin.

Sebelumnya, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Umar Shahab mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diwajibkan untuk mendatangi Sentral Visum Posko Anti Mortem RS Polri, di Kramatjati, Jakarta Timur, yang sudah dibuka sejak siang ini.

"Kami harapkan masyarakat membawa data sebanyak-banyaknya untuk memudahkan kami dalam melakukan proses DVI," ungkap Umar.

Baca: Orang Terinjak-Injak dan Teriak Allahuakbar di dalam Kapal Zahro

Dari 23 korban yang tewas, sebanyak 20 orang meninggal akibat luka bakar 100 persen.

Hal tersebut menyebabkan pihak kepolisian kesulitan untuk mengidentifikasi korban yang meninggal akibat terbakarnya kapal Zuhro Express sekitar jam 09.24 pagi tadi.

Kapal itu mengalami kebakaran saat berada di laut pada jarak 1 mil sebelah barat Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved