PR Polda Metro Jaya, Ungkap Misteri Pembunuhan Akseyna, yang Tak Kunjung Terbongkar

Pekerjaan rumah dari Polda Metro Jaya adalah mengungkap misteri kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Akseyna

Warta Kota/Bintang Pradewo
Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan. 

Terjadi penurunan 3 persen dari kasus 2015 yang terjadi 44.304 kasus.

Untuk penyelesaian tindak pidana mengalami penurunan dari 29.750 kasus pada tahun 2015 menjadi 28.252 kasus.

Menjelang akhir tahun 2016, Polda Metro Jaya merilis crime index atau indeks kejahatan sepanjang 2016.

Tercatat, ada 11 jenis kasus yang menonjol di 2016.

Sebanyak 11 kasus itu adalah pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), penganiayaan berat (anirat), pembunuhan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kebakaran, judi, pemerasan/ancaman, perkosaan, narkotika, dan kenakalan remaja.

Baca: Polisi dan Ayah Akseyna Ditantang Sumpah Pocong oleh Penjaga Rumah Kos

Secara keseluruhan, jumlah kasus tindak pidana atau crime total dari 11 jenis kejahatan ini mengalami penurunan sebesar 9 persen. Jenis kejahatan yang mengalami penurunan dari tahun 2016 yaitu curat (6 persen), anirat (17 persen), pembunuhan (5 persen), curanmor roda dua (5 persen), curanmor roda empat (25 persen), kebakaran (32 persen), judi (35 persen), pemerasan/ancaman (3 persen), dan .narkotika (3 persen).

Adapun yang mengalami peningkatan adalah curas (12 persen), perkosaan (6 persen), dan kenakalan remaja (400 persen).

Jika dilihat dari tingkat penyelesaian tindak pidana atau crime clearance, jenis kejahatan yang turun tingkat penyelesaiannya adalah curas (2 persen), anirat (2 persen), curanmor roda dua (4 persen), judi (20 persen), perkosaan (52 persen), narkotika (2 persen), dan kenakalan remaja (60 persen).

Baca: Selama Satu Tahun, Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Utara Naik

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved