Dua Remaja Dibekuk karena Merampok Ponsel Sopir Taksi Online

Dua remaja yang sudah putus sekolah ini nekat merampas ponsel milik seorang sopir taksi berbasis aplikasi.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Panji Baskara Ramadhan
Kendaraan yang digunakan pelaku perampokan ponsel sopir taksi online. 

WARTA KOTA, KELAPA GADING -- ABL (16) dan AGW (17) pasrah saat ditangkap Tim Resmob Polsek Kelapa Gading di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 10.30 WIB.

Dua remaja yang sudah putus sekolah ini nekat merampas ponsel milik seorang sopir taksi berbasis aplikasi, yakni Nur Alamsyah (23), agar dijual dan hasilnya bisa digunakan bermain game di Warung Internet (Warnet).

Kejadian berawal, ketika Nur sedang beristirahat di depan Mall Of Indonesia (MOI), Jalan Boulevard Barat.

Baca: Ini Doa Zanette untuk Ayah, Kakak, dan Adiknya

Nur saat itu juga sedang asik memainkan handphonenya, dan ingin beranjak ke warung di dekat lokasi kejadian, untuk membeli rokok.

"Kejadian ini memang sempat membuat warga setempat, beserta para pegawai dan pengunjung Mall. Karena, kala itu korban (Nur) baru tiba di Kawasan MOI, untuk mencari penumpang melalui via aplikasi taksi online lewat handphone. Ketika keluar dari mobilnya dan ingin menuju ke warung membeli rokok, Nur saat itu tak tahu jika dua remaja ingusan ini mengincar handphonenya itu," ungkap Kompol Argo Wiyono selaku Kapolsek Kelapa Gading pada Rabu (28/12/2016), sore.

Dikatakan Argo, dua remaja tersebut mengendarai sepeda motor jenis matik bermerk Yamaha Mio putih dan bernopol B 6050 UOB itu. Ketika Nur tiba di sebuah warung dan membeli rokok, ungkap Argo kembali, kedua remaja tersebut langung menghampiri Nur.

"Kedua pelaku itu menghampiri Nur lalu mengincar handphone itu di lokasi. Aksi saling tarik menarik pun terjadi, bahkan Nur sempat memukul wajah ABL sekali dua kali, namun ABL masih berupaya menarik handphonennya. Ketika handphone terlepas para pelaku tersebut berupaya kabur. Namun, Nur yang dibantu para warga di lokasi langsung merubuhkan sepeda motor dikendarai dua pelaku tersebut," papar Argo.

Baca: Ini Rekaman CCTV Saat Pelaku Masuk ke Rumah Dodi

Kedua remaja tersebut nyaris diamuk warga dan pengemudi o‎jek online, yang tengah nongkrong di lokasi kejadian. Argo mengakui adanya tim Resmob Polsek Kelapa Gading yang melintas sekitar lokasi kejadian, langsung menangkap dua remaja tersebut.

"Kedua remaja itu nyaris diamuk warga, karena ketika handphone milik Nur berhasil terlepas, kedua pelaku yang berupaya kabur itu langsung ditendak korban dan beberapa warga, dan terjatuh‎ dari motor. Namun, adanya tim Resmob Polsek Kelapa Gading ketika melintas di sekitar lokasi kejadian, langsung ditangkap dan giring ke Polsek Kelapa Gading.

Baca: Warga Dengar 4 Tembakan saat Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Pembunuhan

Diakui Argo, pengakuan kedua pelaku yang masih remaja ‎itu saat diinterogasi diketahui untuk dapat bisa bermain game online yang ada di warnet. Dua pelaku yang sama-sama bermukin di Rumah‎ Susun (Rusun) Binus, Jakarta Timur, langsung di bui.

"Kami juga memanggil kedua orangtua mereka, namun keduanya tetap menjalani hukum, guna mempertanggungjawabkan‎ perilaku dan perbuatan mereka," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved