Breaking News:

Liburan Natal dan Tahun Baru

Penumpang Ngga Boleh Masuk, Bus City Tour Disoraki

Halte Bus City Tour yang terletak di depan Balai Kota, Jakarta Pusat ramai oleh sorak-sorakan warga yang tidak diperbolehkan untuk menaiki bus.

Editor: Andy Pribadi
Alija Berlian Fani
Bus city tour yang disoraki calon penumpangnya di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (26/12/2016). 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Alija Berlian Fani

WARTA KOTA, GAMBIR -- Halte Bus City Tour yang terletak di depan Balai Kota, Jakarta Pusat ramai oleh sorak-sorakan warga yang tidak diperbolehkan untuk menaiki bus.

"Uuuuuuuuu, uuuuuu payah," ujar warga secara bersama-sama kepada petugas bus yang memberikan larangan untuk tidak memasuki bus.

"Bus sudah penuh, tidak boleh masuk, kami tidak akan jalan," ujar petugas yang mencoba mengurangi jumlah massa yang memasuki bus.

Kegaduhan inipun langsung berakhir setelah bus kembali jalan dan kerumunan ikut bubar, ada yang pergi meninggalkan halte dan ada pula yang tetap menunggu.

"Ngga bakal adil kaya gini, masa yang turun satu yang naik cuman boleh satu. Kapan kita naiknya," ujar Dewi (35) warga Cinere pada wartakotalive.com, Senin (26/12/2016).

Bersama keluarga besarnya yang total mencapai 11 orang, dirinya merasa untuk secara bersama-sama menaiki bus merupakan hal yang tidak mungkin.

"Kita ada 11 orang, kaya tadi yang turun lima yang naik lima. Ngga bakal bisa bareng, yang ada kita kepisah-pisah, masa kita kepisah ngga enak," ungkap wanita berambut pendek berbaju pink.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved