Liburan Natal dan Tahun Baru
Bus City Tour Ramai, Penumpang Dibikin Kecewa
"Ngga bakal adil kaya gini, masa yang turun satu yang naik cuman boleh satu. Kapan kita naiknya," ujar Dewi (35) warga Cinere pada wartakotalive.com,
Laporan wartawan Wartakotalive.com, Alija Berlian Fani
WARTA KOTA, GAMBIR -- Bus City Tour yang menjadi salah satu daya tarik DKI Jakarta menjelang liburan seperti ini ramai dipergunakan oleh warga yang ingin berwisata, namun menyebabkan antrean panjang.
Seperti yang terjadi di Halte Bus City Tour Balai Kota, Jakarta Pusat diramaikan oleh warga yang tidak bisa menaiki bus meski sudah menunggu lama.
"Ngga bakal adil kaya gini, masa yang turun satu yang naik cuman boleh satu. Kapan kita naiknya," ujar Dewi (35) warga Cinere pada wartakotalive.com, Senin (26/12).
Bersama keluarga besarnya yang total mencapai 11 orang, dirinya merasa untuk secara bersama-sama menaiki bus merupakan hal yang tidak mungkin.
"Kita ada 11 orang, kaya tadi yang turun lima yang naik lima. Ngga bakal bisa bareng, yang ada kita kepisah-pisah, masa kita kepisah ngga enak," ungkap wanita berambut pendek berbaju pink.
Ketika bus baru saja tiba dan tidak memperbolehkan ada yang memasukinya, terjadi perselisihan antara petugas dan pengunjung.
Sontak orang-orang yang mengantre juga menyoraki petugas karena tidak memperbolehkan untuk dinaiki.
"Tuh liat ngga bisa kan, kita di kasih berdiri juga ngga apa padahal setidaknya bisa naik dulu aja," cetusnya menangapi moment tersebut.
Menurutnya kejadian ini akhirnya menyebabkan tidak semua orang dapat menaiki bus di semua halte karena sistem pengangkutan berjalan seperti ini.
"Kalo orang banyaknya naiknya di halte yang lain, dan turunya di situ, otomatis cuman halte itu aja yang bisa buat naik bus," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20161226bus-city-tour-ramai-penumpang-dibikin-kecewa_20161226_163049.jpg)