Breaking News:

Perayaan Tahun Baru

Pengguna KRL Dihimbau Beli Tiket Pulang-Pergi

Penjualan tiket pulang pergi (single trip) pada malam tahun baru nanti diberlakukan agar tidak terjadi antrian di loket saat arus balik.

Wartakotalive.com/Alex Suban
Penumpang KRL menunggu pemberangkatan di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (18/10) malam. 

WARTA KOTA, TEBET -- Melihat animo masyarakat begitu tinggi yang merayakan tahun baru seperti Monas dan titik-titik yang dijadikan tempat perayaan tahun baru, sehingga ketika perayaan tahun baru selesai ada beberapa masyarakat yang mencoba bermalam di stasiun.

Sehingga pada jumpa pers yang dilakukan di Hall Stasiun Tebet Jakarta Selatan, Rabu (21/12), Dirut PT KCJ, Muhammad Nurul Fadhila menghimbau kepada masyarakat agar tidak bermalam di stasiun.

"Nanti setelah KA terakhir kami akan mensterilkan stasiun, karena setiap malam kami selalu melakukan kegiatan membersikan stasiun, dalam kontek itu tentu kami berharap kerja sama kepada seluruh masyarakat untuk tidak menjadikan stasiun sebagai tempat menginap," katanya.

Esok harinya stasiun akan kembali lagi melayani para penguna KRL, sehingga nanti akan dilakukan pembersihan dan perawatan fasilitas stasiun.

"Jadi kami butuh waktu untuk merapikan stasiun, nantinya kami juga akan menyediakan team kebersihan khusus agar stasiun tetap kondisi bersih," katanya.

Selain itu kami juga akan memberlakukan penjualan tiket pulang pergi (single trip) pada malam tahun baru nanti, hal ini bertujuan agar tidak terjadi antrian di loket saat arus balik.

"Jadi kami harap untuk pengguna KRL pada malam tahun baru nanti untuk membeli tiket KRL pulang-pergi, jika yang sudah memiliki multi trip tentu tidak ada masalah," katanya.

Selain itu penambahan petugas pelayanan, Kebersihan dan pengamanan hingga dua kali lipat dilakukan di sejumlah stasiun.

Demi keamanan dan kenyamanan bersama, PT KCJ menghimbau kepada para pengguna untuj mengikuti aturan dan tata tertip yang berlaku di dalam Stasiun maupun KRL, diantaranya tidak membawa petasan, kembang api, dan benda-benda lain yang mudah terbakar. Bagi pengguna yang kedapatan membawa benda-benda tersebut didalam KRL maka akan disita oleh petugas. Jika penguna tidak bersedia, maka akan diturunkan di stasiun terdekat. (Joko Supriyanto)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved