Breaking News:

Tim Putri Mahitala Unpar Lanjutkan Pendakian 7 Puncak Dunia ke Antartika

Dua anggota putri Mahitala Unpar melanjutkan misi pendakian tujuh puncak dunia dengan mendaki Gunung Vinson Massif (4.892m) di Benua Antartika.

Kompas.com/Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Dua anggota Mahitala Unpar Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang (23/kiri) dan Mathilda Dwi Lestari (23) akan melanjutkan pendakian ke Gunung Vinson Massif (4.892m), Antartika untuk menuntaskan misi pendakian Tujuh Puncak Dunia atau The Seven Summits. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Dua mahasiswi Universitas Katolik Parahyangan akan melanjutkan misi pendakian tujuh puncak tertinggi di tujuh benua (The Seven Summits) dengan mendaki Gunung Vinson Massif (4.892m) di Benua Antartika. Kedua anggota Mahitala Unpar itu dijadwalkan berangkat ke Chile, Selasa (20/12/2016) malam ini dari Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23), kedua pendaki yang tergabung dalam tim The Woman of Indonesia Seven Summits Expediton Mahitala Unpar (WISSEMU) itu sebelumnya telah berhasil mendaki empat puncak. Keduanya mengatakan, telah siap secara fisik dan mental untuk mengibarkan Merah Putih di puncak tertinggi di Kutub Selatan tersebut.

"Ini sangat menantang karena gunung di Antartika ini suhunya paling tinggi di dunia. Di Vinson Massif suhu paling dingin itu mencapai minus 40 derajat celsius," tutur Didi, sapaan akrab Fransiska Dimitri dalam jumpa pers di Gedung Rektorat Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Bandung, Senin (19/12/2016). 

Sebelumnya, Didi, Mathilda, dan Dian Indah Carolina (21) telah mendaki empat gunung, yakni Gunung Carstensz Pyramid (4.884m) pada 13 Agustus 2014, Gunung Elbrus (5.642m) 15 Mei 2015, Gunung Kilimanjaro (5.895m) pada 24 Mei 2015, serta Gunung Aconcagua (6.962m) pada 1 Februari 2016. Pada pendakian Aconcagua, Dian mengalami cedera yang mengharuskannya berhenti dan tidak dapat melanjutkan misi The Seven Summits.

"Kami sudah mendaki empat gunung. Saat ini tim tersisa kami berdua karena Dian sedang menjalani masa pemulihan. Kami akan berangkat untuk mendaki sisa tiga gunung ini," kata Dimitri. Dua gunung lainnya yang akan didaki setelah ini adalah Gunung Everest (8.884m) di Asia dan Denali (6.194m) di Amerika Utara. 

Didi menjelaskan, kondisi cuaca yang lebih dingin membuatnya harus mengenakan pakaian khusus pendakian gunung tinggi. Mereka juga harus menarik sledge atau kereta salju yang mengangkut perbekalan sepanjang perjalanan. Tidak ada porter yang membantu tim.

Pendakian Vinson Massif juga tergolong sulit karena terbatasnya akses untuk memasuki kawasan Antartika. Kunjungan ke benua itu dibatasi secara ketat dengan kuota hanya 200 orang per tahun.

Mathilda menambahkan, tim akan bermalam selama lima hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Punta Arenas, kota terakhir sebelum melakukan pendakian.

Pendakian sendiri akan dimulai dari Vinson Basecamp pada 1 Januari 2017 dan diprediksi mencapai puncak pada 4 Januarri 2017.

Penulis: Max Agung Pribadi
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved