Sabtu, 2 Mei 2026

Ulama Menilai, Pentingnya Pendidikan Moral Pancasila dan P4 Ditanamkan Kembali

Yang harus diciptakan, sejalan dengan TNI dan Polri bersama umat Islam adalah dengan menanamkan kembali PMP dan P4.

Tayang:
istimewa
KH Murtadlo Dimyati 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ulama salaf Banten meminta kepada Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, agar tak hanya memikirkan bahaya komunisme di Indonesia.

"Tetapi, seharusnya memikirkan bagaimana cara menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)," kata Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Cidahu, Cadasari, Pandeglang Banten, KH Murtadlo Dimyati, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/12/2016).

Dia menyampaikan harapannya kepada Gatot dan Tito.

"Yang terhormat, Bapak Panglima dan Bapak Kapolri. Kita jangan terlalu berpikir sepihak tentang bahaya laten PKI atau Komunis," katanya.

Yang harus diciptakan, kata Murtadlo, adalah dengan sejalan dengan TNI dan Polri bersama umat Islam, yang Rahmatan Lil Alamin adalah dengan menanamkan kembali Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan P4.

"Laksanakan, sekarang juga, mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi dari tingkat desa/keluragan hingga lembaga tinggi negara, termasuk lembaga nondepartemen," katanya.

Menurut Kiai Murtadlo, Pancasila sebagai asas negara akan selamat dari rongrongan komunis.

"Hal itu terwujud, bila semua elemen bangsa kembali mempelajari, menghayati dan mengamalkannya pelajaran PMP dan P4, yang sejak reformasi hilang di dunia pendidikan di Indonesia,"katanya.

Sementara, yang dimaksud sebagai pemangku Islam Rahmatan Lil Alamin itu adalah para ulama dan pesantren salaf yang berpegang teguh kepada Al Qur'an, Sunnah, dan Ijma.

Mereka, selama ini, dinilai Murtadlo, juga telah menerima Pancasila sebagai pemersatu dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia.

"Bila tidak kembali diajarkan, anak cucu kita atau generasi kita menjadi pemberontak. Kalau PMP dan P4 dilaksanakan, mereka akan kuat dalam membela NKRI dengan jiwa kebangsaannya," kata tokoh agama yang akrab disapa Abuya Murtadlo ini.

Dia merupakan putra kedua ulama karismatis Banten, almarhum KH Muhammad Dimyati atau Abuya Dimyati Cidahu.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved