Piala AFF 2016

Ternyata Alfred Riedl-Wolfgang Pikal Masih Mau Latih Timnas Indonesia

Wolfgang Pikal menyatakan, dirinya dan Alfred Riedl masih bisa menangani tim setelah Piala AFF 2016, asalkan syarat yang diajukan dipenuhi PSSI.

Ternyata Alfred Riedl-Wolfgang Pikal Masih Mau Latih Timnas Indonesia
Antaranews.com
Pelatih Timnas Indonesia Alfred Rield (kedua kanan) didampingi Asisten Pelatih Wolfgang Pikal (kiri) dan Widodo C Putra (kanan) berbincang dengan Boaz Salossa saat latihan di lapangan 1, Komplek Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (24/11/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Asisten pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, Wolfgang Pikal, menyatakan bahwa dirinya dan pelatih Alfred Riedl masih bisa menangani tim setelah Piala AFF 2016, asalkan syarat yang diajukan dipenuhi oleh PSSI.

Kontrak keduanya hanya berlangsung selama tujuh bulan dan berakhir setelah Piala AFF. Timnas berakhir menjadi runner-up setelah kalah 0-2 dari Thailand pada partai final kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016).

Setelah pertandingan, Riedl sempat mengatakan tertarik untuk terus membesut timnas dan melampaui kualitas Thailand kelak.

Penuturan sang bos dibenarkan oleh Pikal. Bahkan, keduanya juga ingin mendapatkan durasi lebih panjang.

"Alfred Riedl mengatakan mau diperpanjang kalau ada tawaran bagus, kontrak dua tahun," ucap Pikal di mixed zone setelah laga.

"Kalau dia terus melatih, saya pasti mengikuti. Namun, jika tidak, saya masih terbuka terhadap PSSI," tutur sosok asal Austria itu.

Apabila harus "bercerai" dengan timnas, Pikal juga masih tertarik berkarier di Indonesia, termasuk menangani klub lokal.

"Namun, klub itu harus profesional ya. Lihat saja pemain datang ke timnas dengan kondisi fisik buruk. Tidak bisa seperti itu. Saya tidak mempermasalahkan uang, yang penting profesional," kata Pikal.

Pikal sendiri selalu menguntit Riedl. Pada Piala AFF 2010, keduanya juga berduet menangani timnas Indonesia. (Anju Christian)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved